Yakin Vaksinasi Tuntas Akhir Tahun

oleh -84 views
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Hj Ismiyatul Fatihiyah Yusuf BComm MPA
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Hj Ismiyatul Fatihiyah Yusuf BComm MPA

RAKYATCIREBON.ID – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Hj Ismiyatul Fatihiyah Yusuf BComm MPA meyakini, program vaksinasi di Kabupaten Cirebon akan tuntas di akhir tahun 2021. Pasalnya, saat ini ketersediaan vaksin sudah melimpah. Tinggal digenjot saja pendistribusiannya.

Sehingga, target herd immunity bisa tercapai, dan Kabupaten Cirebon tidak mantok di level 3.  “Data yang saya terima per Rabu (4/11), vaksinasi sudah 62 persen untuk pencapaian vaksinasi di Kabupaten Cirebon. Data ini cukup baik menurut saya. Koordinasi dengan dinas terkait sangat positif. Program vaksinasi juga masih berlangsung di tiap titik,” katanya, Kamis (4/11).

Memang, sebelumnya capaian vaksinasi sempat terhambat. Lantaran beberapa hal. Di antaranya, kekurangan support vaksin yang minim ke daerah. Tapi, kini setelah tersedia, persoalannya tinggal di seberapa gencar pendistribusiannya saja.

Adapun dari tingkat kesadaran masyarakatnya, saat ini, kata politisi PKB itu, sudah lebih baik, dibandingkan dengan awal-awal keberadaan vaksin.

“Antusiasme masyarakat pun cukup baik. Ini yang paling penting. Kalau vaksin tersedia banyak, tapi masyarakatnya tidak mau, kan repot juga,” imbuhnya.

Harapannya, tidak sampai harus menunggu akhir tahun untuk memaksimalkan capaian vaksinasi. Tapi, bagaimana pun, perlu support semua elemen. Agar masyarakat yang masih belum memahami terkait pentingnya vaksin, bisa tercerahkan.

“Ini penting untuk terus di-push dengan sosialisasi yang masif. Terutama bagi masyarakat yang misinformasi terkait pentingnya vaksin. Pendekatan kepada masyarakat perlu terus dilakukan,” ucapnya.

Politisi jebolan salah satu universitas di Australia itu, menekankan pentingnya peran media. Baik cetak, elektronik maupun online. Untuk menyebarluaskan informasi.

“Ya media perannya sangat dibutuhkan. Untuk mengedukasi dan sosialisasi. Jangan sampai ada warga yang kesulitan mendapatkan informasi. Baik terkait vaksin itu sendiri maupun jadwal vaksinasi. Biar tercapai yang ditargetkan itu,” ucapnya.

Pasalnya, Ismi mengaku masih banyak konstituennya yang justru kesulitan mengakses informasi terkait program vaksinasi. Sehingga, politisi berkacamata itu, mendesak agar Dinkes pun bisa mempermudah.

“Dibuatlah sistem informasi semacam call center ataupun pengumuman di IG dinas resmi yang memudahkan masyarakat mengakses lokasi dan jadwal vaksin,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.