Wagub: Era Digitalisasi Pembangunan Harus Seimbang Dunia dan Akhirat

oleh -2 views

RAKYATCIREBON.ID – Pandemi Covid-19 belum berakhir hingga hari ini. Sudah dua tahun berturut–turut perayaan Hari Jadi Kuningan dilakukan dengan sangat terbatas dan sederhana. Seperti halnya Hari Jadi Kuningan ke 523 tahun ini yang diselenggarakan hari ini Rabu (1/9), yang diawali denga Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan.

Meski sangat terbatas, tidak akan mengurangi kehidmatan dan rasa syukur yang telah dilalui dan diraih oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan di Hari Jadi Kuningan ke 523, khususnya dalam penanganan Covid-19, pemulihan Pasca Covid-19 serta pembangunan di Kabupaten Kuningan, demi tercapainya Kuningan Maju.

Rangkaian kegiatan acara peringatan Hari Jadi Kuningan ini, dibuka dengan penyampaian Sejarah Kabupaten Kuningan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, MSi.

Rapat tersebut diselenggarakan secara langsung dan daring melalui media teleconference, Nampak hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH, Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda SH M.Si, Pimpinan beserta Anggota DPRD Kabupaten Kuningan, Forkopimda, Ketua DPRD Nuzul Rachdy dan Tokoh Kuningan Aang Hamid Suganda beserta tamu undangan yang hadir. Namun, beberapa Kepala SKPD tidak hadir di ruang rapat DPRD Kuningan. Mereka melalui Zoom meeting karena undangan di batasi.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengtakan, atas nama Pemerintah Provinsi Jabar, mengucapkan selamat kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan yang telah bisa membawa Kabupaten Kuningan dengan segudang prestasinya,

“Dalam HUT ke-523 Kuningan ini, semoga segala visi misinya bisa segera tercapai. Kami tahu bahwa Kabupaten Kuningan saat ini maju begitu hebat, penghargaan yang diraih pun begitu banyak,” kata Wagub.

Atas nama Pemprov Jabar, Uu mengucapkan selamat dan terima kasih kepada jajaran Forkopimda Kabupaten Kuningan yang telah bersinergi bersama mewujudkan hal itu.

Ia mengatakan, jika Kabupaten Kuningan mengalami kemajuan maka akan juga membawa Provinsi Jawa Barat ikut hebat dan maju.

“Karena di dalam Jabar ada Kabupaten Kuningan, untuk keselarasan ini maka visi misi Kuningan semoga bisa linier dengan visi misi Jabar,” terang Uu.

Di dalam visi dan misi Jawa Barat pihaknya menekankan satu keseimbangan antara lahir dan batin. Visi misi Jabar adalah Juara Lahir dan Batin.

Di situ, lanjut Uu, ada keselarasan upaya antara pembangunan duniawi dan pembangunan akhlak masyarakat yang paripurna.

“Makanya dalam program pembangunan selain memperjuangkan harapan masyarakat secara dunia, namun jangan lupakan untuk pemberdayaan masyarakat terutama peningkatan iman dan takwa,” ujarnya.

Dirinya menerangkan, tanpa ada keridhaan Tuhan YME, tidak akan ada apa-apa nya segala upaya pembangunan fisik yang dilakukan.

“Selain itu, untuk mengejar kemajuan teknologi yang semakin pesat, pemerintah harus mampu meningkatkan inovasi mewujudkan era digitalisasi,” terangnya.

Ia berpendapat bahwa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di era digitalisasi saat ini, Pemerintah jangan kalah dengan pihak swasta.

“Intinya adalah adanya kebersamaan semua lini pemerintahan, mari kita bersinergi bersama karena itu yang dituntut saat ini,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan H Acep Purnama mengungkapkan, meski pelaksanaan Hari Jadi Kuningan ke-523 dilakukan secara sederhana, dengan menggelar Rapat Paripurna baik online maupun langsung. Bupati mengajak mari jadikan hari ini untuk kilas balik dalam rangka membangun kesadaran dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

“Iya kita tetap bersabar dalam mengahadapi pandemi Covid-19 yang sudah dua tahun ini. Kita juga harus tetap membangun motivasi dalam pemulihan di segala bidang, terutama pemulihan ekonomi di masyarakat,” kata Acep.

Ia mengajak semua pihak, untuk terus memotivasi diri, terus maju dan tumbuh setelah semuanya terdampak akibat Covid-19. “Inilah momentum kita untuk bersama-sama membangun daerah demi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Meski Kabupaten Kuningan saat ini diterapkan PPKM Level 3, Acep menejelaskan kondisi dan situasi kasus Covid-19 kini mulai melandai. Bahkan setiap hari makin menurun jumlah kasus aktif di Kuningan.

“Sejalan dengan penerapan PPKM, walaupun kita level 3 tapi melihat situasi dan kondisi pelayanan penanganan Covid-19 yang dilakukan Satgas Kabupaten Kuningan sudah baik. Ini adalah momentum yang sangat baik untuk membangun kebersamaan, khususnya dalam hal kesabaran kita harus tetap tangani dan tanggulangi Covid-19 secara bersama-sama,” pintanya. (ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.