Valve Pipa Gas Pertamina Krangkeng Bocor

oleh -7 views
PANIK. Petugas dari Muspika Krangkeng mendatangi lokasi kebocoran gas akibat kerusakan valve pipa milik Pertamina di Desa Kedungwung. FOTO: ISTIMEWA/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Warga di Blok Dukuhguna, Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu mendadak panik pada Minggu (6/6) malam kemarin. Kondisi ini dipicu bocornya valve pipa milik Pertamina yang melintasi desa setempat.

Berdasarkan informasi, bocornya valve pipa itu terjadi di Sumuran Pertamina JTB 179. Kebocorannya sempat membuat panik warga sekitar, karena tekanan gas yang cukup tinggi, disertai munculnya bau menyengat. Warga yang menilai sangat berpotensi dapat menimbulkan bahaya melaporkan kejadiannya kepada aparat setempat.

Beberapa lama kemudian, sejumlah aparat dari polsek, koramil dan Satpol PP tiba di lokasi kejadian. Lalu menyampaikan informasinya kepada pihak Pertamina dan meminta untuk segera dilakukan penanganan.

Terhadap kejadian itu, Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang melalui Paur Humas, Ipda Agus Setiawan menyatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian. Sejumlah personel yang diterjunkan dipimpin Kapolsek Krangkeng, AKP Eko Susilo. Dari hasil pemeriksaan di lapangan bersama pihak terkait, diduga ada valve gas yang bocor pada Minggu malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Adapun lokasi kebocoran berada di Sumuran Pertamina JTB 179. Sedangkan instalasi pipanya menuju Stasiun Pengumpul Utama Area-B (SPU-B). Untuk menghindari agar tidak ada warga yang mendekat, petugas pun memasang garis polisi di lokasi kejadian.

“Dari hasil pemeriksaan di lapangan, penyebab kebocoran diduga akibat kondisi valve yang sudah tua, sehingga tidak mampu menahan tekanan gas yang sangat tinggi,” jelasnya, Senin (7/6).

Atas peristiwa itu, lanjut Agus, pihaknya menyampaikan kejadian dan kondisi terkini kepada Pertamina agar segera ditindaklanjuti. Selain itu, petugas juga meminta warga di dekat lokasi kebocoran gas agar tetap tenang. “Kerusakan valve pipa gas yang bocor itu sudah diperbaiki pihak Pertamina. Semua sudah aman,” tukasnya. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.