Usai Tanding, Atlet Porprov Terkonfirmasi Positif Covid-19

oleh -18 views
Ketua KONI Kabupaten Cirebon, Hengky Choernia
Ketua KONI Kabupaten Cirebon, Hengky Choernia

RAKYATCIREBON.ID – Pasca mengikuti Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), atlet Kabupaten Cirebon dinyatakan positif Covid-19. 

Hal itu, diumumkan langsung ketua KONI Kabupaten Cirebon, Hengky Choernia. Sebanyak 14 atlet  cabang olahraga (Cabor) gulat dinyatakan positif.

Terdiri dari atlet putra dan atlet putri. Sedangkan atlet lainnya, dari Cabor volly ball indor, softball, futsal dinyatakan aman. Hasil pemeriksaannya tidak ada yang reaktif. 

“Yang positif 14 putra dan putri. Tapi sudah selesai tanding,” kata Hengky. 

Beruntung, dari 17 atlet yang ikut bertanding, 11 atlet gulat putra-putri telah lolos BK Porprov. Atlet dari cabor volly ball indor putra, softball putra-putri pun dinyatakan lolos. Bahkan, untuk softball putra-putri, semua telah lolos BK. Sehingga, Kabupaten Cirebon tetap akan mengirimkan atlet terbaiknya di Porprov mendatang.

Namun, kata dia, dengan adanya beberapa atlet terkonfirmasi positif tersebut, kualifikasi Porprov ditunda pelaksanaannya sampai dengan waktu yang belum ditentukan. 

Hengky mengaku sempat khawatir dengan adanya penundaan jadwal pertandingan tersebut. Yang dikhawatirkannya berkaitan dengan semangat para atletnya akan turun.

“Sebenarnya iya (khawatir, red) tapi rata-rata para atlet sudah siap semua,” kata Hengky.

Pada bulan Juni ini, lanjut Hengky, ada satu kegiatan yang ditunda, yakni drum band. Kemudian pada bulan Juli mendatang, sedikitnya ada 6 Cabor yang ditunda. Salah satunya adalah Cabor Taekwondo.

“Tapi kalau BK tergantung dari semua pengdanya,” ucapnya.

Namun diungkapkan Hengky, yang lebih mengkhawatirkan dirinya adalah jika Porprov ditunda sampai tahun depan. Penundaan tersebut akan membuat pihaknya merasa kewalahan. Pasalnya, tahun 2022 mendatang banyak harus dilakukan KONI, salah satunya mempersiapkan mental atlet untuk bertanding.

“Kemungkinan Porprov tahun depan ditunda, itu yang bikin repot,” jelasnya.

Untuk perolehan medali dalam Porprov sendiri, dari 37 Cabor yang dipertandingkan, Hengky menargetkan sebanyak 25 emas. Target tersebut cukup realistis mengingat ada beberapa Cabor unggulan, diantaranya menembak, biliar, atletik dan pencak silat.

Selain itu, didukung pula oleh Cabor yang berpotensi menyumbangkan medali emas, yakni tinju, tarung derajat atau boxer, muathay dan drum band. Namun, ke empat Cabor tersebut semuanya belum melakukan tanding karena ditunda. 

“Pada tahun 2018 kita dapat 14 emas. Dari perhitungan atlet dan sebagainya, itu kurang sesuai target. Karena karate yang harusnya dapat emas, atletnya mundur,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.