Upah Pekerja Hanya Naik Rp18 Ribu

oleh -7 views

RAKYATCIREBON.ID -Besaran UMK Majalengka 2022 ditetapkan sebesar Rp2.027.619,04. Ada kenaikan sebesar Rp18 ribu dari tahun sebelumnya.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 561/ Kep.732-Kesra/ 2021 Tanggal 30 November 2021 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2022.

“Kami sebelumnya sudah berupaya menyampaikan aspirasi ke Pak Gubernur sesuai harapan para buruh besaran UMK. Namun, yang memutuskan akhirnya kan ada di Pak Gubernur,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majalengka, Maman Sutiman kepada Rakyat Cirebon, Kamis (2/11).

Meski besaran UMK Majalengka 2022 hanya naik sekitar Rp18 ribu. Namun Maman berharap, para buruh bisa juga melakukan dengan cara pendekatan dan berkomunikasi lebih lanjut dengan pihak para perusahaan. Intinya gimana caranya ke depan dapat mensejahterakan para buruh.

“Selanjutnya, kami juga berharap kepada para perusahaan, bagi para buruh yang sudah bekerja lebih dari satu tahun. Gajinya jangan disamakan, harus ada skala prioritas, semisal ada tunjangan tunjangan lainnya,” kata Maman.

Sebelumnya, sejumlah kalangan pengusaha merasa keberatan atas usulan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Majalengka, sebesar Rp360 ribu. Usulan ini merupakan desakan para buruh saat unjuk rasa di Kantor Bupati Majalengka pada Rabu (24/11) lalu.

Atas usulan tersebut, maka UMK di Majalengka bakal bertambah dari semula Rp 2.009.000 menjadi Rp 2.369.000 dengan kenaikan Rp 360 ribu.

Hanya saja, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Majalengka, Dinar Tisnawati mengaku keberatan adanya usulan kenaikan UMK Majalengka tahun 2022 nanti.

“Untuk usulan Rp 360 ribu bagi para pengusaha ini memberatkan. Kemudian angka tersebut tidak ada dasar perhitungannya,” kata Dinar.

Meski Pemkab Majalengka telah mengajukan usulan buruh terkait kenaikan UMK Majalengka 2022 kepada Pemprov Jabar, maka pihaknya akan tetap berpedoman pada hasil rapat pleno penetapan UMK Majalengka oleh Dewan Pengupahan pada Selasa (23/11) lalu.

Dimana dalam rapat pleno tersebut, telah ditetapkan kenaikan UMK Majalengka tahun 2022 hanya sebesar Rp36 ribu.

“Tugas kami mengawal rekomendasi dari Depekab (Dewan Pengupahan Kabupaten) yang disampaikan ke Depeprov (Dewan Pengupahan Provinsi) dan semoga Gubernur menetapkan sesuai dengan hasil pleno Depeprov,” ujarnya.(hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.