Tol Cipali KM 136 Terendam, Menteri Basuki Minta Jangan Terjadi Lagi

oleh -10 views
PASTIKAN. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau lokasi banjir di KM 136 tol Cipali, Kabupaten Indramayu.

RAKYATCIREBON.ID – Ruas jalur tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 136 terendam banjir akibat curah hujan tinggi dan luapan sungai, Minggu (7/2). Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono yang meninjau lokasi banjir meminta agar tidak terjadi lagi dengan penanganan khusus.

Menteri PUPR dengan didampingi jajaran BBWS Cimancis, BBWS Citarum, dan pengelola jalan tol, meminta agar banjir di tol Cipali tidak terus menerus. Untuk penanganannya diperlukan penyelesaian dari hulu ke hilir. “Setidaknya ada long storage di wilayah hulu Sungai Cilalanang dan diperlukan sodetan baru di wilayah hilir sungai Ciperawan, Kabupaten Indramayu,” ujarnya

Banjir akibat curah hujan dan luapan Sungai Cilalanang itu merendam ruas tol Cipali sepanjang 300 meter dengan ketinggian air sekitar 20 centimeter. Rendaman airnya di KM 136+100 sampai 136+300, jalur B, Cirebon arah Jakarta. Meski demikian tidak ada antrian kendaraan. Bahkan arus kendaraan terbilang lancar dari arah Jakarta menuju Cirebon maupun sebaliknya.

Selain banjir di KM 136 Tol Cipali, kondisi banjir juga melanda permukiman warga di Blok Lajem, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kapolsek Terisi IPTU Hendro Ruhanda mengatakan, sejauh ini belum dilaporkan adanya dampak akibat banjir Sungai Cilalanang.

Namun sebagai langkah antisipasi, anggotanya disiagakan untuk berjaga di beberapa titik lokasi banjir. Untuk di KM 136 tol Cipali ditempatkan anggota gabungan, termasuk petugas tol. “Beberapa anggota lain melakukan pemantauan perkembangan debit air di hulu Sungai Cilalanang. Sebab cuaca diperkirakan masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi,” kata dia.

Disampaikan, situasi terkini dapat dipastikan sudah normal. Di lokasi sudah tidak ada genangan air dan arus lalu lintas lancar, aman, dan terkendali. “Lalu lintas kendaraan yang melintas di ruas jalur tersebut tidak mengalami kendala untuk melintasi genangan air. Genangan di KM 136 sudah berangsur mulai surut,” katanya. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *