TNI-Polri Bongkar 13 Kasus Narkoba selama Februari

oleh -96 views
BARANG BUKTI. Danyon C Pelopor, AKBP M Andri, Kapolres Ciko, AKBP Imron Ermawan dan Dandim 0614/ Kota Cirebon, Letkol Inf Herry Indriyanto memperlihatkan barang bukti narkoba.

RAKYATCIREBON.ID – Selama Februari, jajaran Sat Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap 13 perkara penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang di wilayah hukumnya.

Dalam pengungkapan ini Sat Narkoba juga mendapatkan dukungan penuh dari Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar serta unsur TNI di Kodim 0614/ Kota Cirebon.

Pada konferensi pers di Mapolres, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan, didampingi Danyon C Pelopor, AKBP M Andri serta Dandim 0614/ Kota Cirebon, Letkol Inf Herry Indriyanto, mengungkapkan selama Februari, pihaknya mengungkap 13 kasus dengan mengamankan 16 tersangka.

“Perkara penyalahgunaan narkoba, mulai dari sabu, ganja dan obat-obatan. 16 orang yang diamankan, di antaranya ada perempuan,” ungkap Imron, kemarin.

Menurut Imron, 13 kasus di 13 TKP berhasil diungkap dengan koordinasi kuat antara Polres Ciko, Brimob, Kodim serta GPAN.

Kepolisian bertukar informasi, serta bertukar jaringan untuk membersihkan praktik peredaran narkoba di Kota Cirebon.

16 tersangka yang berhasil diamankan, adalah DA, AK, WS, SE, AA, MR, SM, NS, SR, MB, FM, FA, GT, ME, YI dan MRS.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 0,81 gram sabu, 115,17 gram ganja, 58 paket, atau 123,46 gram tembakau sintetis, serta obat-obatan farmasi tanpa izin edar, yang terdiri dari 1056 butir pil tramadol dan 308 butir pil jenis trihex.

“Semua tersangka sudah ditahan di Polres Ciko. Insya Allah, nanti kita, Brimob dan Kodim akan terus melakukan pengungkapan,” ujar Imron.

16 tersangka yang diamankan akan dikenakan pasal yang bervariasi, sesuai dengan Undang-undang narkotika, dan akan disesuaikan dengan barang bukti yang diamankan.

Paling berat, dengan barang bukti yang banyak bisa sampai hukuman mati, seumur hidup, 20 tahun kurungan hingga hukuman paling singkat enam tahun kurungan.

“Ancaman hukuman bervariasi, yang paling dominan, di Kota Cirebon semua ada, karena kota transit, sehingga harus kita perketat,” kata Imron.

Dandim 0614/ Kota Cirebon, Letkol Inf Herry Indriyanto menambahkan, dalam hal menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat, TNI akan selalu mendukung dengan berbagai cara.

Termasuk mengenai saling tukar informasi yang mengarah pada gangguan ketertiban dari intelejen yang ada.

“Penindakan kami serahkan sepenuhnya kepada kepolisian, namun upaya-upaya lain akan juga kita lakukan,” tegas Herry.

Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar, AKBP M Andri juga menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan jajaran kepolisian Polres Cirebon Kota untuk memberantas peredaran narkoba di Cirebon.

Bahkan, kata Andri, Batalyon C Pelopor siap turun dengan kekuatan penuh jika ada pihak yang mencoba mengusik ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di wilayah Cirebon.

“Brimob akan full kekuatan mendukung kapolres mewujudkan kondusifitas, termasuk dalam hal pemberantasan peredaran narkoba, kita akan full power,” kata Andri. (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *