Tidak Sabar Ingin Hidup Normal Kembali

oleh -2 views
SAPA WARGA. Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana menyapa warga yang sedang antre vaksinasi massal. Vaksinasi tahap pertama ini menargetkan masyarakat lanjut usia (lansia) dan kalangan pelajar. FOTO: PAI SUPARDI/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID -Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana, memoniroting vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat lanjut usia (lansia) dan kalangan pelajar, Selasa (5/10). Hal itu dilakukan guna memastikan kegiatan vaksinasi Covid-19 di masyarakat, bisa berjalan sesuai target.

Saat monitoring, Tarsono didampingi sejumlah pejabat teras Majalengka. Salah satunya Kepala Dinas Perhubungan Drs Edy Noor S MSi.

Menurut Tarsono, pihaknya harus memastikan kegiatan vaksin di masyarakat tidak ada kendala dan bisa berjalan sesuai rencana. Sehingga pihaknya bisa mengetahui kendala maupun hal lainnya terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Masih dalam kesempatan itu, Tarsono juga sempat mengucapkan terimakasih kepada seluruh petugas yang terlibat dalam kegiatan vaksinasi massal kali ini.

Vaksinasi, kata dia, merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan masyarakat Majalengka, dalam menghadapi situasi pandemi saat ini.

Pasalnya tidak ada cara lain lagi untuk menghadapi Covid-19 , selain dengan menjaga imunitas tubuh melalui cara divaksin. Artinya semakin banyak jumlah orang divaksin semakin luas juga herd immunity yang akan terbentuk.

“Alhamdulillah berkat kerja keras kita semua dalam menghadapi pandemi ini Kabupaten Majalengka saat ini berada pada kondisi zona level 2, itu artinya kita harus terus menambah jumlah orang untuk di vaksin agar Majalengka bisa berada pada zona hijau dan berharap kita secepatnya terbebas dari Covid-19 dan hidup beraktivitas normal kembali,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Edy Noor menuturkan, vaksinasi massal yang dilaksanakan pihaknya, merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional.

Dimana kegiatan itu dimaksudkan untuk menghasilkan para pelaku transportasi yang sehat dan bebas Covid. Sehingga dalam kegiatan tersebut sasarannya adalah para penyelenggara transportasi serta juga keluarganya. Akan tetapi tidak sedikit pula dari masyarakat umumnya.

“Pada kegiatan vaksinasi tahap pertama ini menarget seribu warga. Termasuk penyandang difabel yang pekerjaannya mengatur lalu lintas di setiap perempatan di jalan-jalan yang ada di Majalengka dan lainya,” jelasnya. (pai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.