TBM Kiseki No Ki Pelopori Gerakan Literasi

oleh -9 views
Foto : Aleh Malik/Rakyat Cirebon DILUNCURKAN. TBM Kiseki No Ki resmi dilaunching di Desa Bandorasakulon dengan fasilitas dari Pelopor Desa.
Foto : Aleh Malik/Rakyat Cirebon DILUNCURKAN. TBM Kiseki No Ki resmi dilaunching di Desa Bandorasakulon dengan fasilitas dari Pelopor Desa.

RAKYATCIREBON.ID – Patriot Desa memfasilitasi pendirian Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kiseki No Ki, di Desa Bandorasakulon sebagai awal gerakan literasi masyarakat, kegiatan softlaunching berlangsung kemarin.

Literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Kemampuan Literasi bagi masyarakat sangatlah diperlukan agar dapat menciptakan kehidupan masyarakat yang inklusif. Kehadiran Taman Bacaan Masyarakat dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar mencerdaskan masyarakat sehingga menjadi masyarakat yang literat.

Ditengah PPKM Darurat lahirlah Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kiseki No Ki, walaupun dalam kondisi darurat tidak menjadi hambatan untuk terus berkarya. Dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, soft Launching ini dihadiri oleh Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Kuningan.

“Saya sebagai Patriot Desa Bandorasakulon, berharap dengan berdirinya Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kiseki No Ki, dapat menjadi fasilitas membuka ruang interaksi inklusif bagi masyarakat desa bandorasakulon, lebih jauhnya hasan menambahkan keberadaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) ini, dapat mendukung Peningkatan Indeks Ketahanan Sosial dalam bidang pendidikan bagi desa bandorasakulon dan memberi dampak gerakan literasi yang luas bagi masyarakat desa” kata Hasan.

Sementara itu, Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Kuningan Imam Muh Agung Fauzy SPd menyampaikan, diri nya berharap untuk gerakan literasi di desa bandorasakulon bisa lebih giat lagi, guna menumbuh kembangkan gemar membaca sejak dini.

“Saya menyambut baik adanya gagasan pendirian Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kiseki No Ki, yang ada di desa bandorasakulon dengan harapan gerakan literasi dan membaca di kabupaten kuningan terus meningkat, terkhusus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa bandorasakulon tersendiri,” ujarnya.

Imam yang merupakan duta baca provinsi jawa barat juga menambahkan, sinergitas antara patriot desa dengan Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Kuningan ini, semoga terjalin dengan baik agar spirit literasi ini dapat juga dilakukan di desa-desa lainnya yang menjadi penempatan patriot desa di Kabupaten Kuningan.

Pendiri TBM Kiseki No KI Kemudian Nadiawan Zovizal Hizbullah mengungkapkan, rasa syukurnya atas diresmikannya taman baca di Desa Bandorasakulon.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terimakasih kepada Patriot Desa yang telah Memfasilitasi pendirian TBM ini, juga Kepada FTBM Kabupaten Kuningan yang telah mensupport atas pendirian TBM Ini, Taman Bacaan masyarakat (TBM) adalah tempat untuk belajar, berdiskusi, dan berlatih mengenai kecakapan hidup. Kiseki No KI sendiri memiliki arti ‘pohon keajaiban’ sehingga keberadaan TBM ini, semoga dapat membawa keajaiban bagi masyarakat sekitar sehingga kemampuan daya bacanya meningkat,” tuturnya.

Terakhir, Zovi menambahkan bahwa kegiatan Taman Bacaan Masyarakat, tidak lagi seputar upaya menumbuhkan minat baca tulis saja, tetapi memiliki makna yang lebih luas mencakup pemahaman yang baik terhadap berbagai aspek kehidupan, sehingga literasi tidak lagi dipahami hanya sebagai transformasi individu semata, tetapi juga transformasi sosial.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.