Tanung Siap Tarung, Rifki Minta Restu Kyai

oleh -65 views
Tanung Hidayat (atas), Ayif Moh Rifki (bawah)

RAKYATCIREBON.ID – Bursa ketua DPC PKB makin hari bertambah panas. Setelah HM Luthfi, Ayif Mohamad Rifki (AMR), giliran H Tanung Hidayat angkat suara.

Pria yang sudah dua periode menduduki kursi DPRD Kabupaten Cirebon ini menyatakan siap bertarung untuk memperebutkan rekomendasi DPP.

“Nama saya sudah lama muncul di DPP. Tentu, saya siap bertarung menjadi salah satu kandidat ketua,” tegasnya kepada Rakyat Cirebon, Selasa (2/3).

Menurutnya, muscab kali ini menjadi momen reformasi bagi PKB. Pasalnya, penentuan ketua DPC, tidak lagi berdasarkan hasil pemilihan DPAC. Melainkan penugasan langsung dari DPP.

“Jangan sampai ketua DPC PKB nanti tidak memperhatikan PKB. Makanya, saya siap kalau memang harus bertarung memenangkannya,” imbuhnya.

Soal memenangkan PKB di setiap kontestasi, sudah menjadi prioritas. Dia bakal berjuang keras untuk membuat PKB menjadi juara, jika mandat ketua dipercayakan kepadanya.

“Bagi saya, kemenangan PKB mutlak. Harus. Jangankan menambah kursi di parlemen, menyiapkan kader untuk maju E1 pun siap,” tegasnya.

Terlebih bagi PKB yang perolehan kursinya sudah memenuhi syarat. “Yang pasti, kader-kader PKB banyak yang layak ketika ditunjuk untuk maju E1,” ucapnya.

Baginya, meyakinkan kader PKB tidak terlalu sulit. Karena sudah dipupuk sejak lama.

“Gerakan saya jelas. Nyata. Selama ini konsisten membesarkan PKB. Fokusnya tidak hanya di tataran dapil, tapi lintas dapil,” tutur dia.

Saat ini, H Tanung menduduki anggota komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon. Tupoksinya berkaitan dengan sosial.

“Urusan sosial tidak terbatasi oleh dapil. Dan nama PKB selalu dibawa ke mana pun,” jelasnya.

Efeknya, jelas masyarakat tidah hanya mengenal H Tanung secara pribadi. Namun juga mengenal PKB. Itu efek positif bagi organisasi. “Sudah pasti mengharumkan PKB,” selorohnya.

H Tanung sendiri sudah kedua kalinya duduk di legislatif. Di periode pertama, Tanung masuk sebagai anggota komisi II. Kemudian di Fraksi PKB, dipercaya menduduki posisi bendahara.

Sementara di DPC, menjabat bendahara umum DPC PKB diembannya sampai masa jabatan 2015-2020. Saat ini, di periode keduanya, dipercaya menjabat sebagai wakil ketua fraksi.

Terpisah, Ayif Mohamad Rifki (AMR) nampaknya langsung tancap gas. Ia mendatangi PCNU Kabupaten Cirebon. Minta restu kepada kiai NU.

“PKB ini kan bagian integral dari NU. Secara historis dan ideologi tidak bisa terpisahkan,” kata dia.

AMR pun mengaku mendapat apresiasi dari PCNU. Lantaran, dari lima kandidat yang akan maju di bursa ketua DPC, baru dirinya yang sudah bersilaturahmi dengan PCNU.

Ia pun mendapatkan banyak masukan dari Ketua PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozie agar ke depan PCNU dan PKB bisa bersinergi.

Selain itu, calon ketua DPC PKB yang lain pun hendaknya menyampaikan apa yang telah disampaikannya ke PCNU.

“Beliau mengapresiasi saya. Tidak menanggalkan keberadaan NU. Dan saya siap memimpin dan siap dibimbing. Ini bukan semata-mata soal kekuasaan. Atau urusan rebutan ketua. Tapi ini bagian dari hikmat saya sebagai jamiyyah NU terhadap PKB,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.