Sulap Lahan Tidak Produktif Jadi Tempat Wisata

oleh -7 views
BERKEMAH. Pemdes Sindangwang menyulap lahan titisara desa yang kurang produktif menjadi salah satu lokasi wisata yang diberi nama Lokasi Wisata Sawah Siteung. Pemdes ingin meniru Pujon Kidul Kota Malang. FOTO: PAI SUPARDI/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Pemerintah Desa Sindangwangi, terus menggali potensi yang ada di desa. Sebagai salah satu upaya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan PAD desa.

Selain mengembangkan sektor perikanan, terutama pembenihan dan pembesaran ikan Tagih, yang merupakan ikan khas Majalengka. Desa penghasil manggis tersebut juga mengembangkan sektor wisata.

Salah satunya, dengan menyulap lahan titisara desa yang kurang produktif, menjadi salah satu lokasi wisata yang diberi nama Wisata Sawah Siteung.

Penataan dan pengembangan wisata sawah Siteung tidak luput dari hasil studi banding pemerintahan ke desa Pujon Kidul Kota Malang, yang berhasil menyulap lahan sawah menjadi lokasi wisata beromset miliaran rupiah.

Kepala Desa Sindangwangi, Dadan Armadani SE mengatakan, selain potensi pertanian dan agro, desanya memiliki sejumlah potensi lainya yang belum tergali secara maksimal. Salah satunya adalah potensi wisata.

Menurut Dadan, di Sindangwangi terdapat sejumlah lokasi wisata yang indah. Diantaranya, Batu Luhur, Sawah Siteun dan Sawah Cirenjeng yang mirip dengan Ubud di Bali.

“Berdasarkan kesepakatan dan desakan masyarakat agar pihak desa mampu mengembangkan potensi potensi wisata, maka mulai tahun 2019, kami sudah mulai melakukan penataan wisata. Sayang penataan terganggu pandemi Covid-19,” kata Dadan kepada Rakyat Cirebon, Minggu (15/8).

Sementara itu, H Piping Mindana, pengusaha asal Bandung mengaku kagum dengan potensi wisata yang ada di Sindangwangi, khususnya sawah Siteng yang ternyata selain indah, juga cukup menarik dijadikan lokasi kamping keluarga.

Piping yang juga putra daerah Sindangwangi ini menambahkan, selain memiliki pemandangan yang cukup indah, akses jalan yang sudah cukup bagus sangat mendukung sekali bagi perkembangan kepariwisataan di Sindangwangi.

Namun, kata dia, masih perlu adanya penambahan sejumlah fasilitas pendukung yang bisa memudahkan wisatawan. Diantaranya, musala, MCK, lahan dan parkir.

“Saya sangat tertarik sekali dengan keindahan alam Sindangwangi ini. Sangat cocok untuk berlibur bersama keluarga. Apalagi udaranya masih cukup bersih dan sejuk,” pungkasnya. (pai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.