Sudah Bukan Lagi Adaptasi

oleh -7 views
PERUBAHAN PRILAKU. BPBD Provinsi Jawa Barat turun ke Kota Cirebon untuk mensosialisasikan konsep perubahan perilaku, lanjutan dari AKB.

Edy: Kebiasaan Baru Harus Diterapkan di Kota Cirebon

RAKYATCIREBON.ID – Menyikapi kondisi penyebaran Covid-19 yang masih belum bisa dikendalikan di daerah-daerah di Jawa Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar turun ke Kota Cirebon untuk memperkuat sosialisasi perubahan prilaku hidup sehat sesuai dengan yang dianjurkan Pemerintah.

Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Jabar, Edy Heriyadi mengungkapkan, terkait pola hidup sehat ditengah pandemi, Satgas Covid-19 tingkat nasional sudah menerbitkan acuan-acuan dan imbauan yang harus diikuti oleh masyarakat guna memerangi Covid-19.

Kedatangan BPBD Provinsi Jawa Barat ke Kota Cirebon juga bertujuan untuk mensosialisasikan, serta memperkuat penerapan-penerapan protokol kesehatan di tingkat bawah.

“Satgas di pusat sudah mengeluarkan pedoman perubahan perilaku dalam menghadapi Covid, dan masyarakat harus terus memperhatikan protokol kesehatan, terutama kaitan dengan 3 M,” ungkap Edy saat diwawancarai, kemarin.

Tak hanya di tempat-tempat umum yang kerap menjadi pusat mobilitas masyarakat, lanjut Edy, protokol kesehatan, serta prilaku-prilaku hidup sehat harus digelorakan secara masif, dan dipastikan masyarakat sampai tingkat paling bawah menerapkan, serta terbiasa dengan prilaku hidup sehat tersebut.”Ini harus dilakukan secara masif, bahkan sampai tingkat RT/RW, keluarga hingga individunya sendiri,” lanjut Edy.

Dijelaskan Edy, dari hasil pemantauan dan data statistik yang ada, naik turunnya kasus positif di Jawa Barat yang masih tergolong tinggi didominasi oleh protokol kesehatan yang masih belum maksimal diterapkan.

Oleh karena itu, ia pun menekankan kepada pemerintah di tingkat daerah untuk tidak bosan mengingatkan masyarakat, hal paling sederhana mengingatkan penerapan perilaku 3M dalam keseharian masyarakat.

“Karena disinyalir, sampai saat ini masyarakat masih abai. Oleh karena itu, dengan pedoman perubahan prilaku ini, menjadi upaya pemerintah untuk merubah kebiasaan masyarakat, dan harus gencar disosialisasikan,” jelas Edy.

Ditambahkan Edy, pertengahun tahun, saat pandemi benar-benar menjadi musuh bersama dan lonjakannya terus meningkat, pemerintah menyerukan konsep new normal, yaitu normal baru yang oleh Gubernur Jawa Barat disebut masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Namun saat ini, kata Edy, masa AKB sudah berakhir, dan sudah bukan lagi saatnya masyarakat untuk melakukan adaptasi, melainkan harus benar-benar menerapkan new normal dalam kehidupan sehari-hari.

“Sekarang bukan masa adaptasi lagi, tetapi harus sudah mengubah kebiasaan-kebiasaan, yang biasa abai, kita harus mulai membiasakan kebiasaan baru untuk hidup sehat,” kata Edy. (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *