Sepekan Ada 30 Kasus, Covid-19 Masih Menghantui Majalengka

oleh -14 views
VAKSINASI. Puskesmas Sukahaji dibantu Babinsa dan Babinkamtibmas menyasar warga yang belum menjalani vaksinasi di Desa Cikoneng, Kecamatan Sukahaji. FOTO: HASANUDIN/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Dalam sepekan terakhir, terjadi penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Majalengka. Jumlahnya, mencapai 30 kasus dengan total kasus aktif hingga Sabtu 4 Desember 2021 sebanyak 45 kasus.

Untuk menekan bertambahnya kasus, razia protokol kesehatan terus dilakukan di sejumlah tempat keramaian juga pelaksanaan vaksinasi di tiap desa.

Pelaksanaan vaksinasi di tingkat desa dan RT terus diupayakan untuk menjaring warga yang belum menjalani vaksinasi dosis satu. Serta memberikan kemudahan pada masyarakat yang harus menjalani vaksinasi tahap dua.

Sekda Majalengka yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Majalengka, Eman Suherman mengatakan, untuk mempercepat target pelaksanaan vaksinasi dan menekan terjadinya kasus, saat ini vaksinator yang akan melaksanakan kegiatan vaksinasi di desa maupun di kecamatan, sehari sebelum pelaksanaan, diupayakan untuk mengumumkan kepada masyarakat.

Terutama kaitannya dengan target pelaksanaan vaksinasi pada hari tersebut. Serta mengumumkan jenis vaksin yang dipergunakan. Dengan cara begitu, bisa memudahkan masyarakat yang akan menjalani vaksin dosis dua.

“Sekarang setiap RT diminta untuk mengumumkan tempat pelaksanaan vaksin dan jenis vaksin yang dipergunakan. Pengumuman ini dilakukan di musala melalui toa, juga melalui grup WA RT masing-masing. Mudah-mudahan cara ini juga mengefektifkan pelaksanaan vaksinasi,” ungkap Eman.

Dia menyebutkan, penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Majalengka, masih terus bertambah. Walaupun penambahannya masih dalam batas wajar di bawah 10 kasus. Karenanya, cara menekan kasus adalah pengetatan 5 M dan vaksinasi.

“Walaupun perkembangan kasus di bawah 10, namun manakala masyarakat kurang disiplin dan pelaksanaan vaksinasi lambat, tidak menutup kemungkinan  kasus bisa bertambah lebih banyak dan PPKM bisa naik kembali,” kata Eman.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai virus varian baru, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru yang dikhawatirkan lemahnya disiplin masyarakat.

Pada pekan terakhir, kasus tertinggi terjadi pada Selasa 30 November 2021 sebanyak 8 kasus, padahal sehari sebelumnya kasus hanya bertambah dua.

Hari berikutnya, kasus kembali turun 6 kasus, 5 kasus dan kembali naik menjadi 5 kasus. Hingga selama 6 hari penambahan sebanyak 30 kasus.

Sementara itu, pada Sabtu kemarin Puskesmas Sukahaji dibantu Babinsa dan Babinkamtibmas menyasar warga yang belum menjalani vaksinasi di Desa Cikoneng, Kecamatan Sukahaji.

Pada kegiatan tersebut, ada sebanyak 500 orang yang divaksin dosis 1 dan dosis 2. Semua satgas berkeliling memasuki setiap gang melakukan imbauan terhadap masyarakat.

Mereka yang kesulitan untuk datang diangkut menggunakan sepeda motor oleh petugas untuk datang ke kantor desa.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Agus Susanto mengatakan, upaya tersebut untuk mengejar target pelaksanaan di akhir Desember sebesar 70 persenan untuk dosis satu.

Sementara ini, total target baru tercapai 66 persen dosis 1 dan dosis 2 sebesar 41 persen.

Lewat pelayanan di tingkat desa dan RT, menurut Agus, diharapkan target di akhir Desember bisa tercapai. Selama penggerakan terus dilakukan oleh semua pihak dan kesadaran masyarakat semakin meningkat pula. (hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.