Santri Tewas Gantung Diri di Lantai 3 Masjid

oleh -28 views

RAKYATCIREBON.ID – Seorang santri ditemukan tewas gantung diri di lantai 3 Masjid Pondok Pesantren Al Ikhlas Dusun Manis, Desa Ciawilor, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa yang menggemparkan para santri ini, terjadi pada hari Sabtu 5 Juni 2021 sekitar pukul : 15.30 Wib.

Usai menunaikan sholat Dzuhur, saksi Nuriman diberitahu oleh temannya bahwa ada salah satu santri telah naik ke atas lantai 3 masjid pondok pesantren Al Ikhlas sekitar jam 12.30 WIB, dan sampai dengan memasuki waktu Ashar santri tersebut belum terlihat turun kembali.

Kemudian saksi naik ke atas lantai 3 masjid tersebut, dan saksi melihat korban berdiri menghadap ke arah selatan kemudian saksi menghampiri dan terlihat korban terlilit oleh seutas tali di lehernya dan tergantung di atas besi huruf “H” tulisan Al Ikhlas.

Saksi melapor kejadian tersebut kepada pengasuh pondok pesantren Al Ikhlas Desa Ciawilor. Melihat kejadian tersebut saksi melepaskan ikatan tali yang terdapat di leher dan di besi dengan harapan korban dapat terselamatkan, lalu korban dibawa oleh pihak pengasuh ke Klinik Mitra Husada.

Setelah diperiksa oleh pihak medis dari Klinik Mitra Husada dan unit Inafis Polres Kuningan, korban sudah meninggal dunia, ditemukan luka lebam pada leher korban (Lebam Ikatan Tali), dan tidak ditemukan tanda-tanda atau luka kekerasan pada tubuh korban, mayat korban sudah dibawa oleh pihak desa geresik Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan dan keluarga.

Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditia Atmaja, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa telah terjadi gantung diri, tim Inafis Polres Kuningan bersama anggota Polsek Ciawigebang yang menerima laporan, langsung menuju TKP untuk melakukan pemeriksaan.

Dari keterangan para saksi, kata Danu, pada pukul 12.30 WIB, seorang santri melihat temannya itu naik ke lantai tiga masjid ponpes tersebut.

“Teman santrinya saat usai salat Asar penasaran dengan korban tersebut. Sebab mulai sekitar jam 12.30 WIB hingga sore tadi, korban belum terlihat turun kembali,” kata Danu.

Kemudian saksi, yakni Nuriman, naik keatas lantai tiga masjid tersebut. Dia melihat korban berdiri menghadap ke arah selatan.

“Kemudian saksi menghampiri dan terlihat korban terlilit seutas tali di lehernya dan tergantung di atas besi huruf “H” tulisan Al Ikhlas,” tutur Danu.

Diungkapkan Kasat, korban diketahui berinisial OVA (16) seorang santri ponpes al ikhlas warga dusun kliwon Desa Gresik Kecamatan Ciawigebang.

“Dari hasil pemeriksaan luar tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” jelas Kasat.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.