Satgas Diminta Lakukan Jebol Si Covid, Terget Vaksinasi Minimal 75 Persen

oleh -1 views
DUA TITIK. Satgas Covid-19 Kecamatan Sindangwangi bekerjasama dengan Puskesmas, Polsek Sindangwangi dan Koramil Rajagaluh menggelar kegiatan vaksinasi di dua titik dalam satu hari, dengan target sebanyak 500 peserta. FOTO: PAI SUPARDI/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Sejumlah cara dilakukan Pemerintah Kabupaten Majalengka, dalam memerangi ancaman Pandemi Covid-19. Salah satunya dengan menerapkan strategi dan program Jebol Si Covid.

Bupati Majalengka, Dr H Karna Sobahi MMPd mengatakan, Jebol Si Covid merupakan kependekan dari Jemput Bola Vaksinasi Covid-19.

Dengan program ini, Karna langsung memerintahkan semua Satgas, mulai dari tingkat Kabupaten sampai tingkat Kecamatan dan desa, untuk melakukan jemput bola kepada masyarakat untuk divaksin.

“Dengan pola ini diharapkan masyarakat di Kabupaten Majalengka seluruhnya bisa selesai divaksin. Minimal sebanyak 75 persen sesuai target yang diterapkan pemerintahan pusat. Agar mampu menguatkan imunitas kelompok, sehingga dengan sendirinya Majalengka akan terbebas dari ancaman Covid-19,” kata Karna kepada Rakyat Cirebon, Rabu (13/10).

Sementara itu, Satgas Covid-19 Kecamatan Sindangwangi bekerjasama dengan Puskesmas, Polsek Sindangwangi dan Koramil Rajagaluh menggelar kegiatan vaksinasi di dua titik dalam satu hari, dengan target sebanyak 500 peserta.

Kapolres Majalengka, didampingi Kapolsek Sindangwangi, AKP Deni Rusnandar SH menambahkan. Jebol Si Covid, merupakan upaya percepatan penuntasan kegiatan vaksinasi kepada masyarakat. Baik untuk dosis pertama maupun kedua, sampai tercapai target 75 persen.

“Alhamdulilah untuk sekarang kuota vaksin masih cukup banyak, dan tidak perlu khawatir kekurangan. Khusus untuk program Jebol Si Covid ini ada peningkatan target. Dari 200 vaksinasi/hari sekarang naik menjadi 500 vaksinasi/hari,”jelasnya.

Menurutnya, untuk memudahkan vaksinasi pihaknya langsung menjemput masyarakat yang akan divaksin ke lokasi kegiatan vaksin. Dan untuk kegiatan vaksin sendiri dilakukan penambahan titik kegiatan.

“Selain jemput bola, kami juga terus melakukan sosialisasi atau woro-woro secara masiv, yang dilakukan baik oleh Babinsa, Babinkamtibmas, Puskesmas, Pemdes, DKM, hingga RT dan RW serta semua elemen masyarakat. Sehingga informasi bisa sampai kepada seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jerukleueut, Ardi BA mengatakan, secara keseluruhan jumlah warga di desanya yang sudah melaksanakan vaksinasi.

Baik dosis pertama, maupun dosis kedua sudah mencapai lebih dari 45 persen. “Pada kegiatan vaksinasi kali ini warga yang ikut berpartisipasi mencapai 200 orang lebih,” imbuhnya. (pai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.