Sampah Penuhi Saluran Irigasi Desa Kalimukti

oleh -2 views
MENGGUNUNG. Ratusan kubik sampah kiriman menggunduk di aliran irigasi Dusun 01 Desa Kalimukti, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon. FOTO: HERMAWAN/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Gundukan sampah kiriman dari hulu memenuhi irigasi tersier di Dusun 01 Desa Kalimukti, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, kemarin. Imbasnya, sampai menyumbat aliran irigasi.

Tumpukan sampah berbulan-bulan membuat bau tak sedap dan sangat mengganggu masyarakat sekitar. Instansi terkait diminta segera melakukan penanganan atas persoalan tersebut.

Salah seorang warga yang tinggal di RT 01 RW 01 Dusun 01 Desa Kalimukti, Mustopa mengatakan, keberadaan sampah di saluran irigasi Desa Kalimukti yang mengendap hingga ratusan kubik tersebut, membuat aliran irigasi tersendat.

Setelah berbulan-bulan mengendap, akhirnya membuat tumpukan sampah mengeluarkan bau tak sedap. Padahal saluran irigasi itu berada di sekitar pemukiman masyarakat.

Tumpukan sampah juga menyumbat saluran air irigasi untuk kebutuhan perairan para petani yang berada di Kecamatan Pabedilan beserta Kecamatan Losari. Keberadaan sampah tersebut, bukan buangan dari masyarakat Desa Kalimukti, namun sampah kiriman dari hulu irigasi yang berada di wilayah Ciledug dan Pabuaran.

“Biasanya sampah-sampah tersebut hanya melintas, tidak terbawa arus menuju ke hilir irigasi yang berada di wilayah Kecamatan Losari. Namun karena tersumbat membuat sampah tersebut menumpuk di Desa Kalimukti, “ungkapnya.

Masih menurut Mustopa, warga sangat berharap agar keberadaan sampah tersebut segera ditangani pihak terkait. Lantaran selain menimbulkan bau tak sedap, saat ini menjelang musim hujan, dikhawatirkan ketika ada aliran deras, maka akan terjadi banjir.

Air dari hulu saluran irigasi, tidak bisa mengalir karna tersumbat tumpukan ratusan kubik sampah. Imbasnya air akan meluap ke pemukiman warga. Sehingga akan menimbulkan bencana baru yakni banjir. Meski masyarakat Desa Kalimukti tak membuang sampah di saluran irigasi, namun yang sangat merasakan dampak dan risikonya adalah warga Desa Kalimukti.

“Warga berharap agar kondisi sampah tersebut segera diatasi untuk segera diangkut. Dan irigasi juga dilakukan pengerukan agar saat musim hujan nanti, air yang mengalir tidak tersumbat,” harapnya.

Sementara Kuwu Kalimukti, Masduki melalui perangkat desanya di lokasi tumpukan sampah menyampaikan, penyebab keberadaan tumpukan sampah di saluran irigasi Desa Kalimukti, karena beberapa hal.

Di antaranya, karena sendimentasi irigasi yang sangat dangkal. Kemudian, adanya jembatan jalan desa yang kondisinya sangat rendah. Sehingga menghalangi sampah-sampah yang mengalir di atas saluran irigasi yang merupakan sampah kiriman dari hulu sungai yang berada di sekitar Ciledug dan Pabuaran.

“Pemdes Kalimukti telah menganggarkan di tahun ini untuk merehab jembatan untuk ditinggikan. Agar sampah tidak menyangkut lagi di jembatan tersebut,” terangnya.

Selain itu, untuk persoalan sedimentasi yang terjadi di saluran irigasi tersebut, Pemdes Kalimukti telah berkali-kali mengajukan permohonan kepada Dinas PSDA Kabupaten Cirebon. Agar segera melakukan normalisasi irigasi.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung (BBWSCC), akan tetapi upaya tersebut sampai saat ini belum juga mendapat realisasi. Sehingga, karena aliran air irigasi yang membawa ratusan kubik sampah membuat sampah-sampah tersebut tercegah. Padahal biasanya irigasi yang berada di Desa Kalimukti hanya menjadi lintasan ratusan kubik sampah. Karena itu, pihaknya berharap agar instansi terkait bisa segera melakukan normalisasi. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.