Rencana Vaksin di Kota Cirebon Mundur Lagi, Jadi 22 Januari

oleh -9 views


CIREBON – Presiden Joko Widodo menandai dimulainya vaksinasi Covid-19
dengan dirinya sendiri yang divaksin, kemarin (13/1). Namun demikian, tidak lantas membuat pemerintah daerah tenang. Pasalnya, hingga sejauh ini belum ada kepastian jadwal vaksinasi di tingkat daerah.
“Pemerintah pusat jangan mengombang-ambing daerah. Sekarang mundur lagi ke 22 Januari. Semula janjinya paling lama tanggal 15 Januari, tapi sekarang paling cepat tanggal 22 Januari,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr H Edy Sugiarto MKes dalam rapat kerja dengan Komisi III DPRD, Rabu (13/1), di ruang rapat serbaguna gedung dewan.
Tidak hanya soal waktu, kepastian mengenai penerima vaksin edisi perdana juga terus berubah. Namun yang pasti, tenaga kesehatan (nakes) akan menjadi bagian vaksinasi di awal.
“Prinsipnya kita sudah siap untuk melaksanakan vaksinasi. Karena tadinya dijanjikan 15 Januari,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Edy juga menyinggung soal beberapa program penanganan Covid-19 yang dijanjikan Kementerian Kesehatan di era Terawan Agus Putranto. Namun sampai kini, hampir semuanya belum direalisasikan. “Kita dijanjikan beberapa program atau bantuan
terkait penanganan Covid-19, tapi belum juga realisasinya,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD, dr Tresnawaty SpB mengakui, nakes akan menjadi bagian yang prioritas untuk divaksinasi pada tahap awal. Makanya, ia berharap para tenaga kesehatan bisa segera menyelesaikan registrasi dan menaati petunjuk teknis vaksinasi Covid-19. “Mudah-mudahan tidak tertunda-tunda kedatangannya,” katanya. (jri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *