Rekomendasi untuk Een Tuai Kontroversi

oleh -11 views
Abah Ako Ngaku Legowo, Ratusan Kader Hanura Kota Ditengarai Bakal Keluar dari Partai

KEJAKSAN Rekomendasi DPP Partai Hanura menunjuk Een Rusmiyati SE menjadi Ketua DPC Partai Hanura Kota Cirebon, justru menuai kontroversi.

partrai hanura
Partai Hanura. Image by id.wikipedia.or.id



Sejumlah kabar tak sedap mengiringi rekomendasi yang diberikan DPP kepada Een.

Dari mulai ancaman ratusan kader Partai Hanura Kota Cirebon untuk mundur dan mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA), hingga kemungkinan demisioner Ketua DPC Partai Hanura, Sunarko Kasidin SH MH atau akrab disapa Abah Ako lompat pagar ke partai lain.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan koran ini menyebutkan, ratusan kader Partai Hanura Kota Cirebon mengancam akan bedol desa keluar dari partai bentukan Wiranto itu bila Een yang direkomendasi untuk jadi ketua DPC.

“Mereka bersiap untuk mengembalikan KTA sebagai simbol keluar dari keanggotaan partai,” kata salah seorang pengurus DPC Partai Hanura Kota Cirebon yang enggan disebut namanya, kemarin.
Ratusan kader Partai Hanura itu menolak Een karena beberapa pertimbangan.

Diantaranya, komunikasi Een dinilai tidak terlalu cakap untuk menjadi seorang ketua DPC.

Selain Een, sebut politisi Partai Hanura itu, ratusan kader tersebut akan menerima, siapapun yang jadi ketua DPC.

“Kalau tiga calon lainnya sih diterima,” kata dia.

Untuk diketahui, tiga calon lainnya, yakni Abah Ako, Drs Yayan Sopyan dan Jafarudin.

Selain ancaman ratusan kader akan keluar dari Partai Hanura, lanjut dia, Abah Ako juga kabarnya akan hengkang, meninggalkan partai yang mengantarkannya di kursi DPRD Kota Cirebon periode 2009-2014 itu.

“Abah Ako kalau tidak diakomodir untuk jadi ketua DPC lagi, akan keluar. Mungkin bisa jadi pindah partai,” katanya.

Ia juga menyampaikan, hari ini, pengurus teras DPC Partai Hanura Kota Cirebon akan ke DPD Partai Hanura Jabar untuk memenuhi undangan pemanggilan.

“DPC akan ke Bandung besok (hari ini, red) mau minta penjelasan terkait kesiapan muscab untuk digelar,” katanya.

Sementara itu, saat ditemui di Sekretariat DPC Partai Hanura Kota Cirebon di Jalan KS Tubun, Abah Ako tidak menampik, kemungkinan dirinya akan lompat pagar.

Namun demikian, sampai saat ini, ia masih setia dengan Partai Hanura.

“Tidak ada yang tidak mungkin. Soal itu (keluar dari Partai Hanura, red)? Mungkin saja terjadi,” katanya.

Disinggung soal ancaman ratusan kader Partai Hanura yang akan menanggalkan KTA-nya, Abah Ako mengaku tak mengetahuinya. Secara pribadi, Abah Ako mengaku legowo, DPP merekomendasikan Een jadi ketua DPC.

“Saya tidak tahu soal ancaman itu. Tapi secara pribadi, saya legowo (Een direkomendasi),” katanya.

Terpisah, Een sendiri mengaku, dirinya sudah menyerahkan surat rekomendasi yang diterimanya kepada DPC, pada Senin (22/8).

“Suratnya sudah disampaikan ke DPC kemarin (Senin, red),” kata Een. (jri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.