Razia Lapas Cijoho, Petugas Amankan Barang Terlarang

oleh -6 views

RAKYATCIREBON.ID – Petugas gabungan dari Polres Kuningan, BNNK Kuningan dan Lapas Cijoho, mengamankan sejumlah barang terlarang milik warga binaan saat melakukan razia hunian di dua blok lapas setempat, Selasa (6/4) malam.

Dari pantauan dilapangan, dengan menerjunkan seratus petugas gabungan, ptugas melakukan penggeledahan di 2 blok yang ada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kuningan. Penggeledahan dimulai pada pukul 20:00 WIB dan selesai pada pukul 22:00 WIB di 70 kamar hunian warga binaan pemasyarakatan setempat.

penggeledahan tersebut berjalan lancar, petugas tidak mendapat hambatan apapun. Akhirnya penyisiran setiap sudut kamar menghasilkan temuan sejumlah barang yang terlarang atau melanggar SOP dibawa sejumlah WBP ke dalam kamar.

Kalapas Gumilar Budi Rahayu mengatakan razia hunian warga binaan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa Lapas kelas II A Kuningan bersih dari barang terlarang, seperti narkoba, telepon genggam, dan barang terlarang lainnya.

“Kami bersinergi dengan Polres Kuningan dan BNNK, alhamdulillah penggeledahan berjalan lancar,” katanya.

Ia merinci, dalam penggeledahan tersebut petugas berhasil mengamankan sekira 20 jenis benda terlarang yang dibawa warga binaan ke dalam kamar.

“Barang-barang tersebut adalah berupa alat masak air 2 buah, potongan kayu 9 buah, kabel 2 utas, handphone 10 unit, tali tambang  4 utas dan benang,” terangnya.

Kemudian diamankan juga kikir 1 buah, cangkir stainles 4 buah, pisau cukur 22 buah, batu bata, pisau cutter 1, korek api gas11 buah, kaleng 8 buah, kepala charger 1 dan kepala headset 1.

“Barang lainnya adalah sendok, charger handphone, kartu sim, bola besi dan baterai handphone,” imbuh Gumilar.

Meski ada barang-barang yang dianggap sepele jika dibawa masyarakat umum, namun kata Gumilar, barang-barang yang diamankannya itu bisa menjadi barang yang membahayakan bagi warga binaan.

“Jika di luar kamar Lapas, di antara barang-barang ini seperti sepele. Namun jika ada di dalam kamar, ini bisa saja menimbulkan hal-hal yang tidak diharapkan. Juga menyangkut keselamatan WBP itu sendiri,” jelasnya.

Gumilar menuturkan, keberhasilan pelaksanaan penggeledahan malam ini adalah berkat adanya sinergitas antara Lapas Kuningan bersama Polres dan BNN Kuningan.

“Ini berkat komitmen dan sinergitas yang kita jalin antara penegak hukum yang terjalin dengan baik. Kita akan terus berupaya agar Lapas ini bersih dari barang-barang terlarang dan melanggar SOP,” tandasnya.

Pihaknya mempersilakan bilamana ada pengungkapan kasus hukum yang melibatkan WBP di Lapas yang dipimpinnya untuk diproses seluas-luasnya.

“Kita sangat terbuka silakan bilamana ada WBP yang diketahui terlibat kasus untuk kita ungkap seluas-luasnya agar terang benderang,” tegasnya.

Kalapas memberikan arahan bahwa selain agenda rutin, razia yang dilaksanakan Selasa malam adalah instruksi dari Ditjen Pemasyarakatan. Razia kali ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Lapas yang ada di Jawa Barat.

“Razia ini adalah dalam rangka peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan. Kita diperintahkan oleh Direktorat Pemasyarakatan untuk mengadakan razia di Lapas secara serentak tepat pada pukul 20:00 WIB,” pungkasnya.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *