Ramai di Medsos, Jalan Berlubang Sudah Ditambal

oleh -11 views

RAKYATCIREBON.ID – Keluhan masyarakat terkait jalan berlubang di beberapa ruas di wilayah Kuningan, langsung diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Kuningan.

Berdasarkan data yang diperoleh, selama tahun 2020 berusaha mempertahankan kondisi jalan hampir sekitar 170 kilometer agar layak digunakan. Dengan total serapan anggaran sebesar 8 Miliar.

Anggaran yang sangat minim tersebut, setidaknya cukup untuk melakukan penambalan ruas jalan yang rusak. Karena pada tahun yang sama Kabupaten Kuningan kehilangan anggaran sebesar Rp52 Miliar yang awalnya sudah diperuntukan untuk lokasi–lokasi terberat, namun karena Covid -19, anggaran tersebut hilang.

Kepala Dinas PUTR Kuningan H M Ridwan Setiawan didampingi Kabid Bina Marga Teddy Sukmajayadi menyampaikan selama tahun 2020 memang benar hanya mampu melakukan pemeliharaan ruas jalan dan jembatan sepanjang 170 kilometer.

Termasuk ada ruas jalan yang dilakukan perbaikan lebih dari satu kali, yaitu ruas jalan Lengkong. Dimana kondisi jalan disana rusak berat dan ramai diperbincangkan di media sosial.

“Awal tahun ini kita lagi perbaiki di beberapa titik prioritas atau yang parah. Termasuk ruas jalan Lengkong itu untuk ketiga kalinya kita perbaiki, sebelumnya tangga 17 desember lalu tanggal 30 Desember, dan rencana hari ini kita perbaiki lagi, karena memang disitu lalu lintas ramai,” jelas Ridwan.

Kendala kerusakan di jalan Lengkong, Ridwan menyebutkan karena saluran yang ada tidak sesuai standar, dan dia bersyukur tahun 2021 ini APBDes sudah menyisihkan anggaran untuk perbaikan drainase.

“Alhamdulilah tahun ini APBDes merestui anggaran Rp1,2 miliar, karena yang paling sering rame di mesdos Lengkong itu. Kendala disana saluran/drainase diisi pipa–pipa untuk dipakai kolam warga, sehingga berbenturan dengan warga, maka kita akan minta bantuan Pemdes menyosialisasikan,” terang Ridwan.

Kemudian, masih Ridwan, untuk titik perkotaan ada beberapa titik ruas jalan yang akan dilakukan pemiliharaan segera, seperti Pramuka, Veteran, Soekarno –Hatta, M. Toha. Meskipun kondisi cuaca saat ini hujan kerusakaan dapat bertambah, itu sudah menjadi risiko.

“Yang penting kita niatnya mengurangi risiko kecelakaan. Dan setidaknya bulan april nanti kita akan mulai lagi secara serentak, agar jalan sudah bisa dilalui dengan layak untuk masyarakat,” kata Ridwan, diamini Teddy

Selain fokus penambalan atau pemiliharaan jalan, Ridwan mengaku juga fokus penanganan kebencanaan yang tidak bisa di tunda, karena ada puluhan titik tersebar di kuningan. dan pada pelaksanaan bersama dengan BPBD yang memiliki dana kedaruratan dan pihaknya memiliki alat berat yang memadai sehingga dapat diatasi.

“Seperti ada jembatan di Cihanjaro yang ambruk, yang paling banyak bencana di titik Cipasung – Subang, ada titik tanjakan kondang yang cukup berat. Maka dilakukan relokasi. Cuma semua baru ditangai secacra kedaruratan. nanti jika sudah hujan reda, para pemangku kebijakan akan merumuskan kembali.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *