Puluhan Kifayah Ikut Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19

oleh -2 views

RAKYATCIREBON.ID – Terbatasnya pengetahuan petugas pemakaman bagi jenazah yang tepapar Covid-19, mendorong Pemerintah Kecamatan Luragung menggelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19 Bagi Para Kifayah Desa se-Kecamatan Luragung. Hal ini dilaksanakan karena tingginya angka kematian akibat covid 19 di Kabupaten Kuningan dalam satu bulan terakhir.

Pelatihan yang digelar di aula kecamatan Luragung kemarin, dihadiri Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda SH M.Si, Camat Luragung Drs Pulung Sugandi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, serta narasumber dari RSUD ’45 Kuningan dan BPBD Kuningan.

Camat Luragung Pulung Sugandi mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan sebagai acuan penerapan penanganan jenazah pasien Covid-19. Menurutnya, melalui pelatihan tersebut diharapkan bisa memberi pengetahuan yang benar kepada para Kifayah dalam penanganan jenazah Covid-19. Sehingga tidak terjadi kesalahan yang justru akan membahayakan diri Kifayah, pihak keluarga maupun masyarakat sekitar.

“Para Kifayah desa yang sering menangani kematian warganya, perlu mendapatkan pengetahuan untuk penanganan jenazah terkait Covid-19. Sehingga dalam pemulasaran jenazah Covid-19, dapat dilaksanakan dengan tertib sesuai syariat agama dan sesuai prokes penanganan jenazah Covid-19,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda dalam arahannya, memberikan apresiasi kepada peserta yang mengikuti pelatihan pemulasaran jenazah Covid-19. Menurutnya, dengan mengikuti pelatihan tersebut, menandakan adanya kepedulian terhadap sesama ditengah situasi darurat pandemi Covid-19 saat ini.

“Kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan saat ini semakin meningkat, sementara sarana dan petugas medis kita terbatas. Sehingga mereka (red_petugas medis) seringkali kewalahan dalam menangani pasien Covid-19 termasuk pemulasaran jenazah Covid-19. Melalui pelatihan yang dilaksanaknan saat ini, merupakan langkah antisipasi supaya para Kifayah desa bisa membantu tenaga medis dalam menangani pemulasaran jenazah Covid-19,” kata Wabup.

Selanjutnya Wabup meminta, kepada seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan tersebut dengan baik, agar seluruh materi yang disampaikan narasumber dapat dipahami. Sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan benar sesuai tahapan pemulasaran serta sesuai dengan syariat dan protokol kesehatan.

“Tidak henti-hentinya saya terus menghimbau kepada bapak/ibu semuanya untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan melakukan 5 M, agar kita terhindar dari paparan Covid-19 sekaligus sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Adapun materi yang disampaikan narasumber dalam pelatihan tersebut antara lain, cara pengelolaan jenazah pasien Covid-19, mulai dari ruangan, pemindahan ke kamar jenazah, pengelolaan jenazah di kamar jenazah, serah terima kepada keluarga, pemulangan jenazah hingga menuju pemakaman.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.