PTM Masih Tunggu Intruksi Pusat

oleh -18 views
TIDAK EFEKTIF. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana berharap PTM segera diberlakukan karena daring tidak dianggap efektif.
TIDAK EFEKTIF. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana berharap PTM segera diberlakukan karena daring tidak dianggap efektif.

RAKYATCIREBON.ID – Wacana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) belum pasti. Wacananya, Juli mendatang. Tapi, hingga kini belum ada intruksi dari pusat. Padahal, Kabupaten Cirebon sedang menanti.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon sekaligus Koordinator Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana SE tidak memungkiri, wacana KBM Tatap Muka, kerap gagal. Spekulasinya, lantaran pandemi Covid-19 belum tuntas.

“Perkembangan pandemi covid-19 jadi rujukan. Belum tuntas jadi masih mengkhawatirkan,” katanya, ketika ditemui di Kantor DPC PDI Perjuangan, Rabu (9/6).

Mas Rudi–sapaan akrabanya mengaku secara pribadi sebagai orang tua, menginginkan sekolah segera dibuka. Wajar saja hal itu amat dinanti. Sudah terlalu lama, pembelajaran dilakukan secara daring. Hitungannya sudah hampir 2 tahun lamanya.

Menurutnya, pembalajaran melalui daring tidak efektif. Anak-anak cenderung lebih lama bermain HP. Ini diluar pengawasan. Khususnya bagi kedua orangtuanya yang sibuk bekerja.

“Sebetulnya banyak kekurangan belajar melalui daring,” ucapnya.

Politikus PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon itu, menambahkan, untuk KBM tatap muka juga harus diperhatikan betul apakah semua guru sudah di vaksin. Kemudian, apakah peserta didik juga divaksin. Prokesnya seperti apa.

“Ini harus benar-benar ketat. Karena kalau menunggu pandemi berakhir, sampai nol persen. Ya susah. Kita kan gak tau perkembangan nya seperti apa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.