PJJ Masih Menjadi Kendala Serius

oleh -2 views
DISKUSI. Para alumni SMA Negeri 1 Kadugede, menggelar diskusi publik di Aula Linggarjati Kantor Bupati Kuningan.
DISKUSI. Para alumni SMA Negeri 1 Kadugede, menggelar diskusi publik di Aula Linggarjati Kantor Bupati Kuningan.

RAKYATCIREBON.ID – Hampir setahun pandemi melanda Indonesia, pendidikan di Indonesia seperti berjalan tanpa arah.

Padahal, dalam kondisi seperti ini butuh terobosan brilian agar pendidikan masih tetap berjalan sesuai arah yang diinginkan.

Unifest 2021 yang terdiri dari para alumni SMA Negeri 1 Kadugede, menggelar diskusi publik tema “Pandemi Covid 19. Nasib Pendidikan di Kabupaten Pendidikan?.” di Aula Linggarjati Kantor Bupati Kuningan.

Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH selaku keynote speaker dan dengan narasumber Ilham Ramdhani S.Ip (stafsus Mendikbud 2016/2019), Anggota Komisi IV DPRD Kuningan Drs Ir Rusliadi MSi, Kadisdikbud Kuningan Drs H Uca Somantri, dipandu oleh Venu Nesa SAg. Acara diskusi publik ini dihadiri oleh 300 audiens via Zoom Meeting.

Menurut Zio, seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa pelajar maupun pengajar, terkendala oleh ketersediaan kuota dan perangkat untuk pelaksanaan PJJ.

Adapun kendala lain yang memang menjadi topik pembahasan diskusi publik ini, bahwasannya masih terdapat wilayah yang memang masuk kedalam kategori blank spot atau tidak dapat dijangkau oleh sinyal provider.

Selain itu sebagian pengajar dan orang tua siswa yang awam terhadap teknologi, sehingga dalam proses pembelajaran peserta didik menjadi terhambat.

“Tidak ada road map yang jelas untuk masa depan pendidikan, khususnya di Kabupaten Pendidikan dalam menyikapi situasi anak didik yang harus belajar seadanya,” ujarnya.

Bupati Kuningan H Acep Purnama memberikan apresiasi terhadap diskusi ini, di tengah keterbatasan akibat Covid-19 mampu melahirkan sebuah harapan untuk mencurahkan pemikiran dan gagasan.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan, semoga dalam diskusi ini akan lahir terobosan baru, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan ditengah pandemic,” tutur Bupati.

Anggota Komisi IV DPRD Kuningan Drs Ir Rusliadi MSi, memberikan apresiasi kepada unifes yang sudah bisa menyelenggarakan diskusi, PJJ masih menjadi kendala di lapangan, semoga kedepan permasalahan ini ada solusi sehingga kita tidak jauh ketinggalan dalam hal pendidikan.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *