Pesisir Panjunan Bakal Dipercantik Jadi Kampung Warna Warni

oleh -2 views
WARNA-WARNI. Selain ditata melalui program Kotaku, kawasan pesisir juga akan dikonsep menjadi kampung warna-warni. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Selain akan dibenahi dan dibangun melalui program pengentasan kumuh skala kawasan, wilayah Pesisir Panjunan juga akan dipercantik dengan kampung warna warni.

Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati mengungkapkan, untuk mempercantik kawasan Pesisir Panjunan, ia pun sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak. Dengan PT Pelindo untuk penataan seberang muara Sukalila. Kemudian beberapa perusahaan swasta untuk mewarnai rumah-rumah penduduk sehingga warna-warni.

“PT Pelindo sudah, CSR untuk penataan seberang sudah. Kita juga sedang upayakan kampung warna warni di sana,” ungkap Eti, kemarin.

Sementara ini, lanjut Eti, diproyeksikan akan ada tiga RW di wilayah pesisir yang nantinya akan disulap menjadi kampung warna-warni. Yakni RW 01 Pesisir Selatan, RW 07 Pesisir Tengah dan RW 10 Pesisir Utara. “Nanti kita lihat, karena ada beberapa yang sudah menawarkan,” lanjutnya.

Kampung warna warni yang sedang dikonsep ini, diharapkan akan menjadi destinasi baru, sekaligus daya tarik tersendiri bagi kunjungan ke wilayah Pesisir Panjunan. Karena setelah dibangun, juga akan disiapkan destinasi-destinasi wisata unggulan di sana.

“Tinggal yang belum shelter UMKM. Nanti sebaiknya dicat setelah pekerjaan berjalan. Jadi pas penataan kawasan kumuh beres, pengecatan beres,” ucapnya.

Info sementara dari pihak swasta, yakni Brand Propan, yang akan menggarap, kata Eti, dari Corporate Social Responsibility (CSR)-nya. Mereka akan menyiapkan bahan berupa cat untuk mengubah wajah Pesisir Panjunan yang saat ini terkesan kumuh.

Rumah-rumah penduduk akan dipoles dengan berbagai warna. Sehingga kekumuhan yang selama ini terlihat, selain dengan pembangunan Kotaku, dengan kampung warna-warni ini bisa diubah menjadi keindahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Cirebon, Ir Agung Sedijono, saat berbincang dengan Wawali kemarin mengatakan, pihaknya akan mendata dan menyiapkan ulang seperti apa konsep warna-warni yang akan diterapkan. Mengingat, jika menghitung semua rumah, permukiman warga di tiga RW cukup padat.

“Nanti kita data dan perhitungkan dulu, apakah yang di pinggir jalan saja, apakah dengan gang, apakah semuanya, disesuaikan dengan kesanggupan pihak swastanya,” kata Agung. (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *