Perubahan RPJMD Mendesak Dilakukan

oleh -7 views
DIHANTARKAN. Bupati Cirebon, H Imron saat memberikan sambutan hantaran perubahan RPJMD 2019-2024, kemarin.
DIHANTARKAN. Bupati Cirebon, H Imron saat memberikan sambutan hantaran perubahan RPJMD 2019-2024, kemarin.

RAKYATCIREBON.ID – Tahun 2020 menjadi catatan besar. Dampak dari pandemi Covid-19, hampir semua aspek target capaian kinerja pemerintah daerah melesat.

Hal itu Memaksa pemerintah melakukan perubahan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024.

Rupanya, tak hanya di tingkat daerah Kabupaten/Kota saja yang melakukannya. Tingkat Provinsi pun sama.

“Agenda hari ini, penyampaian hantaran terkait perubahan RPJMD 2019-2024. Setelah kita sepakati, setelah Paripurna kemarin terkait persetujuan Ranwal. Ini tindaklanjutnya,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana SE, Jumat (7/5).

Selanjutnya, akan ada pembahasan oleh Panitia Khusus (Pansus), membahas lebih detail terkait target-target OPD yang selama pandemi Covid-19 tidak tercapai target kinerjanya.

“Akhirnya dilakukan perubahan. Karena target 5 tahun yang sudah direncanakan ada yang tidak tercapai,” kata dia.

Adapun target yang tidak tercapai itu, meliputi banyak hal. “Ini semua aspek, dirubah. Utamanya, infrastruktur. Kita tau, di Kabupaten Cirebon banyak yang harus kita benahi. Dan tahun kemarin, kan tidak ada sama sekali pembangunan. Kalaupun ada, hanya beberapa saja. Terkendala Covid-19 itu,” ucapnya.

Pihaknya di legislatif, kata Mas Rudi–sapaan akrabnya siap membantu eksekutif sebagaimana yang menjadi keharusan.  

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg menjelaskan beberapa target capaian kinerja dimasa Covid-19 meleset. Meskipun, target tersebut telah disepakati bersama.

“Ya karena meleset itu, makanya, dilakukan perubahan RPJMD,” katanya.

Disinggung, target krusial yang tidak tercapai berkaitan dalam hal apa, Imron mengaku tidak hanya disatu sektor saja. Merata, hampir disemua sektor. Karena, kata dia, ada refocusing anggaran yang angkanya cukup signifikan. Memaksa, untuk meniadakan kegiatan.

“Seperti target pembangunan fisik mati total, ekonomi, pendidikan hampir semua ada perubahan. Karena dampak Covid ini,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.