Perkuat Modal untuk Tingkatkan Produktivitas, Upaya Bangkitkan UKM Pascapandemi Covid-19

oleh -12 views
BANGKITKAN UKM. Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron saat memberikan sambutannya dalam sosialisasi tentang Strategi UKM untuk Meningkatkan Produktivitas Pascapandemi Covid-19, Jumat (4/6), di Hotel Santika Kota Cirebon. FOTO: NURUL FAJRI/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional. Bahkan hingga menyentuh sektor usaha ultra mikro. Sehingga perlu peningkatan produktivitas dan penguatan permodalan bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI, Dr Ir HE Herman Khaeron MSi saat memberikan sosialiasi tentang Strategi UKM untuk Meningkatkan Produktivitas Pascapandemi Covid-19, Jumat (4/6), di Hotel Santika Kota Cirebon.

“Krisis pandemi Covid-19 juga memberikan dampak terhadap UKM. Oleh sebab itu tidak hanya memberikan spirit, melainkan turut memberikan jalan agar bisa kembali tumbuh,” kata politisi Partai Demokrat yang akrab disapa Hero itu.

Hero menilai, kendala utama UKM adalah permodalan yang bisa menyentuh hingga ultra mikro. Saat ini yang bisa memberikan permodalan ada tiga BUMN, yakni BRI, Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM). 

“Ketiganya diharapkan mampu mendorong usaha ultra mikro, seperti misalnya tukang bakso, gorengan hingga penjual jamu agar usaha mereka bisa bergulir dengan baik dan meningkatkan daya beli,” jelasnya. 

Hero juga menjelaskan, apabila UKM ultra mikro bisa naik kelas, maka akan berimbas pada usaha masyarakat lainnya. Sehingga daya beli masyarakat akan ikut bertumbuh.

“Saat ini ada 57 juta UKM ultra mikro dari total 64 juta UKM di Indonesia. Apabila 57 juta UKM tersebut tersentuh dan bergerak masif, akan menjadi luar biasa dalam recovery ekonomi nasional,” tutur Hero. 

Kendati kondisi daya beli masyarakat belum terlalu bergairah, tapi apabila 57 juta UKM ultra mikro dapat berjalan baik, maka akan merangsang pertumbuhan sektor perekonomian. “Artinya masyarakat lain juga akan turut mengalami imbas kenaikan daya beli, baik itu usaha kecil atau menengah,” katanya.

Sementara itu, Pemimpin Cabang BRI Cirebon, Yerri Chandra menjelaskan, peluang untuk mendapatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UKM mikro dan ultra mikro bisa melalui agen BRI link yang tersebar di wilayah Cirebon. 

“Di wilayah Cirebon agen BRI link mencapai 2.000 lebih. UKM bisa mendapat pinjaman hingga Rp10 juta dengan akses mudah tanpa harus ke bank,” katanya. (jri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.