Pengurus DPD Partai Ummat Ogah Ikutan Mundur

oleh -10 views
TASYAKURAN. DPD Partai Ummat Majalengka menggelar tasyakuran setelah mendapat SK dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). FOTO: HASANUDIN/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Sejumlah pengurus Partai Ummat mengundurkan diri. Awalnya, dua petinggi partai Agung Mozin dan Neno Warisman yang memutuskan mundur dari partai besutan mantan Ketua MPR Amien Rais tersebut.

Agung yang menduduki jabatan wakil ketua umum mundur pada akhir Agustus 2021. Kemudian Neno Warisman yang menjabat wakil ketua majelis syuro mundur pada awal Oktober 2021.

Tak berselang lama, 26 pengurus Partai Ummat Kota Depok, Jawa Barat mengundurkan diri, termasuk Wakil ketua DPD Partai Ummat Depok, Syahrial Chan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Partai Ummat Majalengka, Iding Jaenudin menilai, banyaknya pengurus atau anggota DPD yang mundur, dikarenakan antusiasme yang tinggi untuk masuk sebagai kepengurusan.

Namun, ia menyebut, hal itu tidak berlaku di Majalengka. “Alhamdulillah, untuk Majalengka tidak seperti DPD yang lain, kondusif,” ujar Iding kepada Rakyat Cirebon, Selasa (12/10).

Selain ingin menjadi bagian dari kepengurusan, banyaknya anggota DPD yang mundur, dinilai Iding, banyak dari mereka yang berebut posisi.

Yakni, kepengurusan yang dianggap strategis dalam struktural partai. “Berebut posisi kepengurusan yang strategis,” ucapnya.

Iding menambahkan, untuk mengantisipasi adanya kader yang mundur, pihaknya terus melakukan konsolidasi.

Untuk terus menggaungkan partai di kalangan masyarakat, saat ini DPD juga Partai sedang melakukan proses pembentukan DPC setiap kecamatan.

“Ya, agenda terdekat kami sekarang lagi konsolidasi internal pengurus dan pembentukan DPC tiap kecamatan,” jelas dia.(hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.