Pemkot Cirebon Minta Pendopo Bupati, Wagub Uu Janji Pemprov akan Fasilitasi

oleh -12 views
PENDOPO BUPATI. Tampak halaman depan pendopo bupati Cirebon. Mengemuka wacana atas areal seluas sekitar 18.150 meter persegi itu akan diminta oleh Pemkot Cirebon, sebagaimana disampaikan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum. FOTO: NURUL FAJRI/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Wakil Gubernur Jawa Barat, H Uu Ruzhanul Ulum SE mengaku mendapatkan aspirasi terkait permintaan Pemkot Cirebon atas aset pendopo bupati Cirebon. Tapi, belum jelas, siapa pihak yang menyampaikan aspirasi tersebut kepada Uu.

“Ada aset (pendopo, red) yang diharapkan oleh pemkot, tapi masih dikuasai dan dimanfaatkan oleh pemerintah kabupaten,” ungkap Uu setelah menghadiri acara safari Ramadan di Nuansa Majasem, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (23/4).

Menurutnya atas aspirasi tersebut, Pemprov Jawa Barat perlu memfasilitasi untuk memberikan solusi. Selain aset pendopo bupati Cirebon di Jalan Kartini Kota Cirebon, Uu juga menyinggung kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon di Jalan Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon.

“Di sini, pemerintah provinsi harus hadir, harus memberikan solusi. Seperti, pendopo (bupati Cirebon), kantor Dinas Tenaga Kerja, dan satu lagi yang saya lupa,” katanya.

Politisi PPP itu mengatakan, solusi atas aspirasi permintaan aset pendopo bupati Cirebon oleh Pemkot Cirebon itu, bisa dengan mekanisme tukar guling. Namun lebih dulu, Pemprov Jabar memberikan bantuan berupa aset kepada Pemkot Cirebon, namun berlokasi di Kabupaten Cirebon.

Nantinya, di lokasi tersebut dibangun pendopo baru bupati Cirebon. Jika sudah jadi, bisa menggunakan mekanisme tukar guling atau hibah aset barang milik daerah yang dilakukan antara pemkot dan Pemkab Cirebon.

“Sebagai gantinya, aset milik kabupaten yang ada di kota diserahkan kepada pihak Pemerintah Kota Cirebon,” kata mantan bupati Tasikmalaya itu.

Hal tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Jabar, Dr (HC) HM Ridwan Kamil ST MUD, bersamaan dengan laporan terkait kondisi pandemi Covid-19 di Kota Cirebon yang dinilai membaik, lantaran tidak ada lagi zona merah maupun orange.

“Saya dan pak Gubernur berbagi daerah. Kalau pak Gubernur biasanya melaksanakan tarling (tarawih keliling, red). Kalau saya safari Ramadan, pagi hari,” katanya. Dalam safari Ramadan di Nuansa Majasem, hadir pula Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati.(jri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *