Pemkab Majalengka Siapkan Bonus Khusus untuk Riska Hermawan

oleh -7 views
GIGIT MEDALI. Atlet asal Kabupaten Majalengka Riska Hermawan (ketiga kiri) bersama Ririn (ketiga kanan) asal Kabupaten Subang berhasil meraih medali emas pada cabor pencak silat di PON XX Papua.

RAKYATCIREBON.ID – Perolehan medali Jawa Barat di ajang PON XX Papua 2021 bertambah setelah atlet pencak silat asal Majalengka, Riska Hermawan dan pasangannya Ririn Rinasih asal Subang memperoleh medali emas.

“Iya alhamdulilah ada atlet kita (Majalengka) yang dapat emas kemarin dari cabor pencak silat, Riska Hermawan dan pasangannya Ririn asal Subang,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Majalengka Yusanto Wibowo di kantornya, Kamis (14/10).

Ia mengatakan Riska merupakan warga Desa Tarikolot, Kecamatan Palasah, Majalengka. Riska diketahui masih berstatus mahasiswa di Universitas Majalengka Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi.

“Dia (Riska) warga Desa Tarikolot Palasah, dia intens latihan sehingga terpanggil ke Kejurda dan dibawa ke Papua bersama pasangannya Ririn,” ujarnya.

Keberhasilan Riska meraih medali emas menurut Wibowo bakal mendapat apresiasi dari Pemkab Majalengka. Ia berharap prestasi yang diraih atlet berusia 23 tahun itu bisa menjadi pemacu semangat bagi atlet muda lainnya di Majalengka.

“Hadiah khusus ada Insyaallah Pak Bupati juga sudah bilang akan memberi penghargaan. Mudah-mudahan ini jadi penyemangat buat atlet lain di Majalengka,” tandasnya.

Medali emas yang diraih Riska rupanya tidak terlepas dari peran keluarga. Ayah dan Ibu Riska ternyata juga merupakan mantan atlet pencak silat. Bahkan Riska dilatih sendiri oleh sang ayah, Cece Hermawan.

“Pelatihnya bapaknya sendiri, Pak Cece Hermawan. Memang Riska ini dari keluarga pesilat baik bapak dan ibu, adiknya pesilat juga,” ujar Ohim Durohim Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Majalengka.

Sebelum berprestasi di PON Papua, Riska tercacat sudah malang melintang di berbagai kejuaraan pencak silat. Terakhir, Riska meraih medali perunggu di Sea Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia.

“SEA Games 2017 dia dapat perunggu, sama berpasangan dengan Ririn juga saat itu. Memang Riska ini sejak kecil sudah berprestasi di pencak silat,” ungkapnya.

Selain Riska, ada dua atlet asal Majalengka lainnya yang tergabung dalam kontingen Jawa Barat di PON Papua. “Ada Dede Junaedi di gentole dan Disha Fajar di Paralayang,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Majalengka, Karna Sobahi menyatakan akan menyambut kedatangan para atlet yang telah berlaga dalam gelaran PON XX Papua 2021. Rencananya, penyambutan akan dilakukan di Pendopo.

“Nanti kita akan rencanakan untuk itu (penyambutan), dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes),” ujar Karna.

Selain akan menyambut, orang nomor satu di kota angin ini juga sudah menyiapkan bonus sebagai bentuk apresiasi terhadap atlet PON yang memperoleh medali emas pada PON XX Papua.

Dia tidak mau kecolongan seperti menimpa atlet Ciamis yang harus pulang dengan angkutan umum.

“Dapat laporan dari Kadispora ada atlet kita dari (Kecamatan) Palasah yang dapat emas. Tentu kita sudah menyiapkan bonus, sudah dianggarkan dalam APBD,” ucapnya.

Sementara atlet yang dimaksud berasal dari Kabupaten Ciamis sendiri, yakni Dhea Nazhira Nuramalina.

Bukan tanpa alasan, setelah Dhea berhasil meraih medali emas dalam cabang olahraga (cabor) selam di PON XX Papua, ia diketahui hanya menggunakan angkutan umum bus saat pulang ke kampung halamannya dari Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Bahkan, informasi yang diterima, Dhea hanya disambut sanak saudaranya. Dalam cabor selam, Dhea turun di dua nomor perorangan 50 meter dan estafet 400 meter. Medali emas diraihnya dalam cabor selam, sementara medali perunggu di nomor estafet.

Diketahui, Riska Hermawan merupakan salah satu atlet asal Majalengka yang mewakili kontingen Jawa Barat dalam gelaran PON XX Papua.

Sementara, atlet lainnya, yaitu Dede Junaedi yang mewakili dalam cabor Gantole dan Disha Fajar Praharini di cabor Paralayang.

Dari 3 atlet asal Majalengka tersebut, Riska yang berhasil menyumbangkan medali emas. Sedangkan Dede Junaedi, meraih medali perak dan Disha tidak mendapatkan medali.(hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.