Pemkab Indramayu Mulai Realisasikan Kolaborasi I-Ceta dan Dokter Masuk Rumah

oleh -48 views
REAKSI. Tim I-Ceta dan Dokmaru Kecamatan Jatibarang saat mendatangi dan melakukan pelayanan medis kepada warga yang sakit. FOTO: TARDIARTO AZZA/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Dua dari 10 program unggulan Bupati Nina Agustina dan Wabup Lucky Hakim yang dikolaborasikan memberikan manfaat bagi masyarakat. Yaitu Indramayu Cepat Tanggap (I-Ceta) dan Dokter Masuk Rumah (Dokmaru). Keduanya saling berkaitan, menyasar hingga melakukan penanganan yang dibutuhkan di lapangan.

Salah satu sasaran kolaborasi dua program itu adalah Akhmad Juhri (23) warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng. Remaja yatim piatu ini mengalami sakit tahunan. Penyakit yang dideritanya adalah sakit kepala, namun terkadang keluar darah dari telinga, hidung, dan matanya.

Tim I-Ceta dan Dokmaru kecamatan setempat langsung merespons informasi tersebut dari masyarakat melalui PSC 119 dan media sosial. Tak hanya datang, tim juga memberikan pelayanan medis terhadap Akhmad Juhri.

Camat Krangkeng, Ali Alamudin mengatakan, Juhri mengalami sakit yang sudah menahun, sehingga perlu penanganan medis yang serius. “Pasien sudah lama sakitnya, sejak ia berumur 17 tahun. Pasien mengalami sakit setelah ia kecelakaan dari sepeda motor beberapa tahun yang lalu,” jelasnya, Kamis (15/4).

Melihat kondisi pasien yang harus memperoleh perawatan medis secara intensif, Tim Dokmaru Kecamatan Krangkeng memutuskan membawa pasien ke Rumah Sakit Mitra Plumbon. “Setelah diperiksa tim medis dan diberikan obat, jika belum ada perubahan, maka kita langsung bawa pasien ke Rumah Sakit Mitra Plumbon untuk memperoleh perawatan dari dokter spesialis,” kata dia.

Sebelumnya, Tim I-Ceta dan Dokmaru Kecamatan Jatibarang mendatangi salah satu warga yang terbaring sakit di Blok Kempluk, Desa Pilangsari. Warga bernama Kalem (52) mengalami sakit bagian tubuh sebelah kanan. Ia terkulai lemah sejak 2 bulan lalu, disertai muntah dan nyeri kepala. “Hasil pemeriksaan yang dilakukan Tim Kesehatan bahwa Ibu Kalem ini Didiagnosis stroke hemoragik dextra,” terang Camat Jatibarang, Indra Mulyana.

Disampaikan, program I-Ceta dilaksanakan untuk menyasar langsung kepada masyarakat yang membutuhkan layanan pertolongan secara cepat dan tepat. Termasuk layanan kesehatan yang akan teroganisir bersama Tim Dokmaru Kecamatan Jatibarang.

Ditegaskan Indra, untuk menjamin keadaan pasien membaik pihaknya bersama tim membawa pasien ke RSUD Indramayu untuk memperoleh perawatan intensif. “Kita mempersiapkan pemeriksaan yang lebih lanjut ke dokter spesialis saraf di RSUD Indramayu,” tandasnya. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *