Pasien Covid Dapat Bantuan Sembako

oleh -14 views
BAGIKAN. Pokja Wartawan Polres Kuningan membagikan paket sembako dan nasi kotak, untuk warga Dusun Manis Desa Bandorasa Kulon Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan.
BAGIKAN. Pokja Wartawan Polres Kuningan membagikan paket sembako dan nasi kotak, untuk warga Dusun Manis Desa Bandorasa Kulon Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan.

RAKYATCIREBON.ID – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terpapar Covid-19 dan sedang melakukan isolasi mandiri, Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Polres Kuningan membagikan paket sembako dan nasi kotak, untuk warga Dusun Manis Desa Bandorasa Kulon Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan.

“Ini sebagai bentuk peduli kami bagi warga terpapar Covid dan sedang melakukan isolasi mandiri. Kami mendapat informasi bahwa ada sekitar 20 orang warga yang sedang melakukan isolasi mandiri di Desa Bandorasa Kulon,” kata salah seorang jurnalis yang turut dalam aksi peduli Elly Said, Kamis (25/2).

Paket sembako yang diberikan berupa beras seberat 5 kg, mi instan, makanan kaleng dan nasi kotak dibagikan kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri.

“Kebetulan warga yang melakukan isolasi mandiri ini berada di satu dusun hingga memudahkan kami untuk memberikan bantuan,” ujar Elly.

Elly menambahkan sembako yang dilakukan dibagikan secara door to door serta didampingi oleh Kepala Dusun Manis Desa Bandorasa Kulon.

Sementara itu, Kepala Dusun Manis, Yofie Yohansa, menyampaikan terima kasihnya kepada para wartawan yang telah memberikan bantuan kepada warganya. Yofie menambahkan, cluster di dusunnya muncul berawal dari warganya yang seorang pedagang datang dari Cirebon dan ikut membantu tetangganya yang akan hajatan.

Dari informasi yang didapat, kata Yofie, warganya ini datang dari Cirebon dan sedang melakukan isolasi mandiri di sana tapi belum selesai masa isolasi sudah pulang ke Kuningan dan ternyata hasil swab warga tersebut positif.

“Sampai saat ini yang sudah terkonfirmasi positif baru dua orang dan sisanya yang 20 orang merupakan kontak erat dan sudah melakukan swab yang hasilnya Jum’at sore,” kata Yofie.

Selama hasil swab belum keluar, lanjut Yofie, warga yang sudah melakukan swab diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Yofi berharap, hasil swab nanti hasilnya negatif hingga warga dapat kembali beraktifitas. (ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *