Partai Ummat Targetkan 3 Kursi di Pemilu 2024

oleh -37 views
DIPERKENALKAN. Pengurus DPD Partai Ummat Kabupaten Cirebon menyerahkan SK Kemenkumham ke KPU Kabupaten Cirebon.
DIPERKENALKAN. Pengurus DPD Partai Ummat Kabupaten Cirebon menyerahkan SK Kemenkumham ke KPU Kabupaten Cirebon.

RAKYATCIREBON.ID – DPD Partai Ummat (PU) Kabupaten Cirebon, menargetkan Pemilu mendatang bisa menduduki kursi legislatif. Tak muluk-muluk target digantungkan, minimal 3 kursi bisa diraih. Hal itu, disampaikan Ketua DPD Partai Ummat Kabupaten Cirebon, Ian Subkhan.

“Target kita Partai Ummat di Pemilu 2024 nanti, bisa mengantarkan keterwakilan di legislatif. Minimalnya 3 kursi. Maksimalnya ada perwakilan dari setiap dapilnya,” katanya usai menyambangi Kantor KPU Kabupaten Cirebon, kemarin.

Sebagai mana diketahui, Partai Ummat sudah resmi menjadi partai politik (parpol) peserta pemilu 2024 mendatang. Pasca keluarnya SK Kemenkumham 20 Agustus lalu. Kini, pengurus di daerah terus bergerak, melakukan konsolidasi.

“Kemarin, kami berkunjung ke KPU, Bawaslu, Kesbangpol, termasuk Polresta dan Kodim. Kita kasih tembusan semua. Secara legalitas Partai Ummat sudah jelas. Kami berharap, KPUD bisa melibatkan kami, ketika ada acara terkait pemilu,” ucapnya.

Ian pun bersyukur, langkahnya berbuah manis. KPU menanggapi positif. Akan melibatkan para peserta pemilu, termasuk Partai Ummat.

“Karena kalau legalitasnya sudah terpenuhi, ya memang harus dilibatkan. Dalam berbagai hal. Termasuk rapat kependudukan, Bimtek dan lainnya. Kami akan dilibatkan ketika ada agenda KPU. Mereka (KPU,red) akan mengundang kami,” katanya.

Eks Ketua DPD PAN itu mengaku untuk kepengurusan PU, saat ini sedang diproses. Baik untuk DPD maupun DPC. Karena di partainya, SK kepengurusan semua dari DPP. Kendati demikian, pasca keluarnya SK PU dari Kemenkumham, pihkanya sudah melakukan rapat perdana. Berkaitan dengan KTA-nisasi.

Saat ini, semua unsur PU, sedang memfokuskannya. Pihaknya memastikan, bisa memenuhi 10 persen keanggotaan dari jumlah pemilih di Kabupaten Cirebon, sebagaimana yang disyaratkan KPUD.

“Kalau hak pilihnya se Kabupaten Cirebon 1,7 juta, 10 persennya sudah 1.700 KTAnisasi. Dan kita memastikan bisa memenuhi itu. Karena setiap DPC minimal ada 50 KTAnisasi,” tuturnya.

Untuk memenuhinya, DPD tidak bekerja sendiri. Dibantu DPC dan Puspilu. Pihaknya pun sudah mengintruksikan, minimalnya 50 KTAnisasi per DPC terpenuhi.

“Setidak-tidaknya kita menyiapkan 2000 KTA,” ucapnya.

Langkah itupun tutur Ian, sebagai persiapan menuju verivikasi vaktual (Vervak) KPU. Tentunya, bagi PU sebagai peserta pemilu baru, akan di vervak KPU.

“Kan lulus tidaknya, dibuktikan dengan KTAnisasi. Kita saat ini sedang konsen memenuhi itu. Supaya pada saat vervak 2022, kita sudah siap. Sekarang sudah mulai gerak,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.