Partai Ummat Majalengka Target Kursi Tak Muluk-muluk

oleh -4 views
TASYAKURAN. DPD Partai Ummat Majalengka menggelar tasyakuran setelah mendapat SK dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). FOTO: HASANUDIN/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Setelah disahkan atau mendapat SK dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI bulan lalu, DPD Partai Ummat Majalengka menggelar tasyakuran.

Kegiatan itu sudah dicanangkan pengurus besutan Amien Rais di Majalengka jauh-jauh hari. Dalam kegiatan itu, DPD Partai Ummat Majalengka juga melakukan rancangan struktur organisasi.

Ketua DPD Partai Ummat Majalengka, Iding Jaenudin mengatakan, diterbitkannya SK Kemenkumham siap mengawal aspirasi masyarakat.

Iding juga berharap partai berlambang bintang emas ini bisa menjadi wadah perjuangan dalam melawan kezaliman dan menegakkan keadilan.

Terkait struktur kepengurusan saat ini, hasil tasyakuran juga telah merancang yang lebih spesifik. Artinya, saat ini kader yang masuk dalam struktur organisasi kepengurusan sudah memiliki tupoksi yang jelas.

“Jadi, kalau kemarin belum ada tupoksinya, sekarang sudah lebih spesifik kepengurusan yang memiliki tupoksi yang jelas. Kalau dulu kan masih wakil ketua, sekretaris dan lain-lain. Sekarang sudah ada ketua-ketua bidang,” ungkapnya.

“Jadi hasil dari tasyakuran kemarin, kami diberi arahan dari DPW bahwa selama sebulan ke depan, kami harus menyempurnakan struktur kepengurusan dan kaderisasi,” ujar Iding Selasa (14/9).

Selain itu juga, Iding menjelaskan, DPD Partai Ummat Majalengka telah merancang program kerja ke depan. Salah satunya, akan melakukan pencalegan dini pada tahun ini.

Hal itu akan dilakukan setidaknya setelah susunan kepengurusan disempurnakan. “Termasuk, program kerja lanjutan adalah pencalegan dini. Karena di pencalegan dini pasti kan include dengan kaderisasi dan pelatihan-pelatihan terkait pemenangan pemilu. Hasil rapat juga menyatakan Partai Ummat akan melakukan pencalegan dini secepatnya, setelah penyempurnaan susunan kepengurusan rampung” ucapnya.

Untuk target kursi, Iding tak ingin muluk-muluk. Yang jelas, pihaknya menargetkan di setiap daerah pemilihan (dapil) terdapat perwakilan dari Partai Ummat.

“Masalah target kursi itu, kami saat ini tidak muluk-muluk. Yakni per dapil ada saja dulu. Kita realistis saja, Partai Ummat kan partai baru. Jadi kami menyadari hal itu. Untuk mewujudkannya, kami berencana menggandeng beberapa konsultan politik yang berbasis IT,” jelas dia.

Di tempat terpisah, Pendiri Partai Ummat Majalengka, Aris Setiawan Abich berharap, DPD Partai Ummat Majalengka dapat berkonsolidasi di internal pasca terbitnya SK pengesahan per 20 Agustus 2021 lalu.

Sebab, banyak hal yang harus dibenahi sebagai partai yang baru terkait penyempurnaan struktur kepengurusan, baik di DPD maupun DPC. “Meskipun saya tidak masuk dalam struktur kepengurusan, tapi sebagai bentuk tanggung jawab pendiri partai di tingkat kabupaten, akan tetap mengawal dan memberikan masukan-masukan yang sekiranya dapat membantu partai dalam upaya pembesaran,” kata Aris. (hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.