Pandemi Covid, Balita Rentan Kurang Gizi

oleh -7 views

RAKYATCIREBON.ID – Hari Keluarga Nasional (Harganas) di peringati pada 29 Juni setiap tahunnya, untuk tahun ini, tema Harganas adalah “Keluarga Keren Cegah Stunting” dengan tagar #KeluargaIndonesiacegahstunting yang dapat disemarakkan di media sosial masyarakat Indonesia.

Peringatan Harganas adalah momen untuk merefleksikan pentingnya institusi terkecil dalam suatu masyarakat, yaitu keluarga. Suatu bangsa, suatu negara, atau masyarakat luas tidak akan memiliki populasi yang produktif jika para keluarganya tidak berkualitas.

Generasi penerus bangsa akan lahir dari keluarga-keluarga kecil di setiap daerah di Indonesia. Karena itulah, mereka harus tumbuh dalam keadaan sehat, cerdas, kreatif, dan produktif.

Selain aspek jasmani, anak-anak juga harus dibekali dengan pendidikan yang berkualitas sebagai modal pembangunan bangsa, sebagaimana dikutip dari buku Panduan Hari Keluarga Nasional (2021).

Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH bersama Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Trisman Supriatna S.Pd M.Pd, mengikuti vidcon di ruang Linggarjati, kemarin.

Tema Harganas ke-28 2021 ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi stunting di Indonesia. Di masa pandemi Covid-19, keadaan kurang gizi ini kian rentan menimpa para balita karena penurunan pendapatan pada keluarganya.

“Harganas bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran terkait gizi yang baik guna melawan stunting. Tagar untuk menyemarakkan Harganas 2021 ini adalah #KeluargaIndonesiacegahstunting,” kata Kepala DPPKBPPPA Trisman Supriatna S.Pd M.Pd.

Menurutya, Keluarga keren mencegah adalah keluarga yang bertumbuh kembang secara fisik, dikarenakan dalam tubuh yang sehat akan ada fisik yang kuat dan akan menghasilkan pemikiran atau psikis kuat pula, bagaimana kita bisa berfikir baik, berpikir sehat jika fisik kita tidak kuat.

Dalam rangka promotif, Dinas KB merupakan dinas yang wajib sosialisasi, promosi yang semuanya sampai tahap penyembuhan bahkan lebih dari itu perlindungan. Dinas ini merupakan dinas yang cukup strategis karena targetnya membangun keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah yang terbebas dari berbagai macam penyakit.

“Stunting bukan merupakan kodrat tetapi karena sesuatu yang kurang masimal. Sesuai survey stunting ini diakibatkan sering melakukan sesuatu yang kurang menyehatan. Sehingga menghasilkan keturunan yang stunting,” terangnya.

Usai mengikuti vidcon, Bupati Kuningan Acep Purnama menyampaikan, keluarga keren dapat mencegah stunting dengan baik dan bertumbuh kembang secara fisik. Sehingga dalam tubuh yang sehat akan ada fisik yang kuat serta menghasilkan pemikiran atau psikis yang kuat pula.

“Selamat hari Keluarga Nasional ke-28 mudah-mudahan dengan peringatan hari ini dapat mewujudkan dalam rangka mempersiapkan regenerasi untuk maju kedepan. Dengan tema “Keluarga Keren, Cegah Stunting” sagat keren karena saya yakin bahwa, penyelenggaraan ini masyarakat Kabupaten Kuningan ini terdiri dari masarakat yang terhimpun dari keluarga yang keren sesuai dengan harapan,” ungkap Bupati.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.