Objek Wisata Panyaweuyan Sepi Pengunjung

oleh -5 views
SEPI. Objek Wisata Panyaweuyan, Kabupaten Majalengka sepi sejak awal Ramadan hingga menjelang Lebaran. FOTO: HASANUDIN/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Objek Wisata Panyaweuyan di Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat tampak sepi menjelang libur Idul Fitri. Padahal, biasanya objek wisata ini tidak pernah sepi, apalagi memasuki dan sesudah libur Lebaran.

Pantauan Rakyat Cirebon di lapangan, terlihat kawasan Wisata Panyaweuyan sepi dari pengunjung. Warung-warung dan area parkir yang biasanya penuh juga ikutan sepi. Hanya terdapat sejumlah petugas dan pengelola yang masih tetap beraktivitas dan berjaga. Kondisi seperti ini, diakui pengelola sudah terjadi sejak awal Ramadan kemarin.

“Selama Ramadan ya begini, sepi pengunjung. Kalau pun ada ya paling satu dua orang lah. Sama kalau waktu ngabuburit paling ada beberapa orang saja yang ke sini,” ujar Mulyadi, Pengelola Objek Wisata Panyaweuyan, Selasa (11/5).

Mulyadi mengaku, baru tahun ini Objek Wisata Panyaweuyan sepi dari pengunjung. Padahal, menjelang Lebaran biasanya banyak pengunjung yang datang terutama dari luar daerah.

“Baru kali ini (sepi), mungkin karena Ramadan dan pandemi juga. Terus ada larangan mudik juga berimbas besar. Kan kebanyakan yang datang ke sini dari luar daerah,” ucapnya.

Kondisi sepinya pengunjung ini menurut Mulyadi, sudah diprediksi sejak awal usai adanya pemberitahuan larangan mudik 6 hingga 17 Mei 2021. Meski begitu, dia tetap optimis pengunjung akan mulai ramai berdatangan setelah masa larangan mudik selesai. “Iya, kemungkinan sih setelah Lebaran mulai ramai. Semoga saja,” jelasnya.

Sepinya pengunjung yang datang ke Objek Wisata Panyaweuyan, juga berimbas kepada pekerja yang hampir satu bulan ini tidak masuk. Jika biasanya dalam sehari ada puluhan orang yang bekerja, namun saat ini hanya ada dua hingga empat orang saja yang bertahan.

“Karyawan gak pada masuk dari awal puasa. Biasanya kalau normal itu 32 orang dibagi empat grup. Satu grup delapan orang. Tapi sekarang ini aja cuma tiga orang di pintu satu Panyaweuyan. Sisanya ya pada di rumah, ada yang kerja sampingan lain,” katanya. (hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.