Miris, Jalan Rusak Hanya Ditandai Kantong Kresek

oleh -1 views
MEMBAHAYAKAN. Lubang gorong-gorong yang berada di jalan Kelurahan Majalengka Wetan tepatnya samping gedung KNPI Kabupaten Majalengka sangat membahayakan pengendara yang melintas. FOTO: HASANUDIN/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Sejumlah pengendara hampir mengalami kecelakaan lalu lintas akibat terjebak saat melintas di lubang gorong-gorong.

Lokasi gorong-gorong itu berada di jalan samping Gedung KNPI, Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan/Kabupaten Majalengka.

Kondisi mengkhawatirkan ini terjadi akibat besi penutup lubang rusak sejak satu bulan terakhir.

Menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas, warga sekitar berupaya memberikan tanda dengan batu mengelilingi lubang gorong-gorong tersebut.

Serta menyimpan bambu, dahan, ranting, kantong kresek agar tidak dilintasi pengendara.

Sebelumnya lubang gorong-gorong yang kedalamannya diperkirakan lebih dari satu meter ini ditutup besi yang di las persegi empat garis-garis. Agar di saat musim hujan air tetap bisa masuk ke lubang gorong-gorong tersebut.

Namun kini karena seringnya dilintasi kendaraan, besi tersebut rusak, penyok dan sebagian patah karena tak mampu menahan beban kendaraan.

Menurut pedagang di sekitar lokasi tersebut, kerusakan terparah terjadi beberapa pekan lalu, ketika ada kendaraan yang melintasi besi penutup lubang terperosok, karena besinya sebagian patah.

“Sebelum diperbaiki agar tidak dilintasi dan terjadi kecelakaan, lubang dipagari batu dan ditanami dahan,” ujar Munawir (46) salah seorang warga di sekitar lokasi, Rabu (13/10).

Menurutnya, yang lebih mengkhawatirkan ada pengendara yang melintas di saat hujan atau malam hari.

Karena tidak mengetahui adanya lubang, kendaraan yang melintas melajukan kendaraannya dengan cepat lalu terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Harus ada tanda yang jelas agar tidak terjadi kecelakaan. Bagi yang tidak mengetahui pengendara bisa melintas ke tengah kemudian terjebak ke lubang gorong-gorong tersebut atau bisa saja kecelakaan terjadi saat menghindari lubang,” ucapnya.

Ia mengatakan, sebelum dilakukan perbaikan, pengendara harus hati-hati atau lebih baik tidak melintas di jalur tersebut.

“Hanya bagi yang tidak mengetahui seperti kemarin ada kendaraan berhenti di pinggir untuk jajan bubur, kendaraan lain melintas disangkanya jalan bagus, nyaris saja melintasi lubang. Untung keburu mengerem kendaraannya secara mendadak,” jelas dia.(hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.