Mandiri Syariah dan Laznas BSM Menyerahkan Bantuan Program UMKM

oleh -8 views

RAKYATCIREBON.ID – Mengimplementasikan Program Pemberdayaan Pondok Pesantren sebagai Ekosistem Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia, Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) Region IV Bandung dan Laznas BSM Umat menyerahkan bantuan program peningkatan hasil produksi UMKM berbasis Pesantren senilai Rp125 juta kepada Pondok Pesantren Darul Ulum Cirebon.

Bantuan diserahkan oleh Harsaid Yusuf Bakhtiar selaku Area Funding & Transaction Manager, mewakili Area Cirebon kepada Bpk. H. M. Ulin Nuha, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Ulum di Cirebon.

Area Manager Cirebon Imsak Ramadhan mengatakan Program Bantuan program peningkatan hasil produksi UMKM merupakan wujud kepedulian Mandiri Syariah kepada umat utk menggerakkan ekonomi pesantren agar mampu bersaing di pasar.

Di wilayah Jawa Barat sendiri ada 3 Pondok Pesantren, salah satunya Pondok Pesantren Darul Ulum, sebagai lokasi Ekosistem Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah.

Ada dua tujuan utama dalam program pemberdayaan Ponpes ini yaitu penyediaan solusi dan kemudahan layanan perbankan di lingkungan Pondok Pesantren, seperti elektronifikasi sistem pembayaran, agen pembukaan rekening tabungan untuk para guru dan santri/orang tua, pengelolaan keuangan Ponpes menggunakan layanan Cash Management Mandiri Syariah, serta produk lainnya sesuai kebutuhan Ponpes. Tujuan lainnya adalah menjadikan Pondok Pesantren mitra Mandiri Syariah sebagai Ponpes Binaan Laznas BSM Umat. Dengan program ini, Ponpes akan mendapatkan bantuan program peningkatan hasil produksi, pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar dan program literasi keuangan syariah (Likes).

Hingga September 2020, ada lebih dari 815 rekening ponpes dengan total outstanding sebesar Rp118 miliar yang telah dikelola Mandiri Syariah.

“Mandiri Syariah senantiasa berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah kepada umat dan lingkungan diantaranya dengan program pemberdayaan seperti ini. Kami meyakini pencapaian kinerja sampai dengan titik ini, tidak lain karena kontribusi seluruh stakeholders terutama nasabah. Insya Allah, dari umat kembali ke umat,” jelas Imsak Ramadhan

Berupaya menjadi sahabat finansial, spiritual dan sosial bagi nasabah serta menempatkan customer centric sebagai prioritas, Mandiri Syariah fokus pada produk retail dan konsisten melakukan inovasi dalam layanan digital. Layanan digital diimplementasikan dalam aplikasi Mandiri Syariah Mobile, Net Banking maupun layanan digital branch. Diantaranya fitur buka rekening online, tarik tunai tanpa kartu ATM, layanan interaktif virtual yang dapat diakses selama 24 jam (Aisyah) dimana ketiga fitur tersebut baru dimiliki oleh Mandiri Syariah. Ataupun fitur layanan khas syariah lainnya seperti info waktu sholat, lokasi masjid terdekat, ziswaf, dll.

Hingga September 2020, kinerja Mandiri Syariah tumbuh dengan baik, resilient di tengah pandemi, dan solid dengan kualitas yang terjaga. Mandiri Syariah berhasil meraih pencapaian tertinggi dengan menghimpun laba tembus ke angka Rp1,07 triliun. Dan meningkatkan pembiayaan hingga 7,39 persen menjadi Rp79,27 triliun dengan kualitas terjaga baik. Peningkatan laba bersih dan pembiayaan Mandiri Syariah ditopang dengan adanya pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 17,28 persen menjadi Rp106,12 triliun sehingga asset Mandiri Syariah mencapai Rp119,43 triliun, tumbuh 16,19 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

“Semoga Bantuan Program UMKM Mandiri Syariah yang menjadi sub Program Pemberdayaan Pondok Pesantren akan turut mensukseskan Strategi Nasional Keuangan Inklusif dan menjadikan Santri Sehat, Indonesia Kuat, Ekonomi Bangkit,” pungkas Imsak. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.