Majalengka Masuk Level 3, Objek Wisata Kembali Ditutup

oleh -1 views

RAKYATCIREBON.ID – Kawasan Objek Wisata di Kabupaten Majalengka,  kembali ditutup imbas penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Kota Angin yang kembali ke level 3 (PPKM level 3).

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka Adhi Setya P mengatakan, penutupan sejumlah objek wisata dilakukan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dan Surat Edaran (SE) Bupati Majalengka Nomor 443.1/1532/BPBD tentang Pelaksanaan PPKM Level 3 Covid-19 di Wilayah Kabupaten Majalengka.

“Surat edaran tersebut berlaku pada 5 hingga 18 Oktober 2021 mendatang,” kata Adhi Setya P, Jumat (8/10).

Dalam SE tersebut, menurut dia, segala aktivitas/kegiatan pada fasilitas umum dan area publik, taman umum/alun-alun, tempat wisata umum/wisata zirah/obyek daya tarik wisata alam maupun buatan, pasar kaget desa, atau area publik lainnya) ditutup sementara.

Sebelumnya, Kabupaten Majalengka masuk pada PPKM Level 2 sehingga tempat wisata boleh buka untuk umum. Tentu saja dengan syarat mematuhi protokol kesehatan seperti membatasi kunjungan, tidak berkerumun, dan selalu pakai masker.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Agus Susanto menjelaskan, alasan Kabupaten Majalengka, kembali menjadi PPKM Level 3 indikatornya dinilai dari tingkat vaksinasinya, bukan lagi dari tingkat penularan wabah maupun penerapan protokol kesehatan.

”Kasus terkonfirmasi di Kabupaten Majalengka masih terkendali. Penetapan level itu dari cakupan vaksinasi,” jelasnya.

Keputusan penutupan obyek wisata tersebut, juga langsung ditindaklanjuti oleh Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Kabupaten Majalengka. 

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional wilayah II Kabupaten Majalengka, Jaja Suharja Senjaya mengatakan, seluruh kegiatan maupun aktivitas ziarah/Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) juga distop sementara waktu.

Alhasil, tempat wisata yang masuk dalam wilayah TNGC di Kabupaten Majalengka juga menutup pintunya dan tidak menerima wisatawan sejak 5 hingga 18 Oktober 2021.

“Kami juga mengimbau kepada para pengelola ODTWA lingkup Seksi PTN wilayah II Majalengka untuk membersihkan fasilitas wisata dan melengkapi peralatan penunjang protokol kesehatan,” imbaunya.

Jaja menambahkan, selain penutupan ODTWA, jalur pendakian Gunung Ciremai via Apuy (Majalengka) juga ditutup sementara. “Yang ditutup wilayah Majalengka saja sesuai Instruksi Mendagri dan SE Bupati Majalengka. Sedangkan yang via Kuningan tetap buka,” ujarnya.

Namun, para calon pendaki Gunung Ciremai masih bisa booking dengan kuota 10 persen melalui jalur Kuningan. “Jadi, minggu ini tidak ada yang naik ke jalur pendakian Majalengka,” jelas terkait kebijakan baru PPKM level 3.

JALUR PENDAKIAN CIREMAI DITUTUP

Jalur pendakian Gunung Ciremai via Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kembali ditutup. Penutupan berlaku sejak tanggal 5 hingga 18 Oktober 2021 mendatang.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional wilayah II Kabupaten Majalengka, Jaja Suharja Senjaya mengatakan, penutupan jalur pendakian Gunung Ciremai via Majalengka tersebut, menyusul PPKM di kota berjuluk Angin ini yang kembali ke level 3.

“Yang ditutup wilayah Majalengka saja sesuai Instruksi Mendagri dan SE Bupati Majalengka. Sedangkan yang via Kuningan tetap buka,” ungkap Jaja Suharja Senjaya.

Untuk diketahui, kata dia, Gunung Ciremai yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut, memiliki beberapa jalur pendakian resmi yang tersebar di Kabupaten Majalengka dan Kuningan.

Di Kabupaten Majalengka, adalah Apuy. Sementara di Kabupaten Kuningan, Palutungan, Linggarjati dan Linggasana. “Untuk penutupan yang sekarang, semua calon pendaki bisa booking dengan kuota 10 persen melalui jalur Kuningan. Jadi, minggu ini tidak ada yang naik ke jalur pendakian Majalengka,” jelasnya.

“Kami juga mengimbau kepada para pengelola ODTWA lingkup Seksi PTN wilayah II Majalengka untuk membersihkan fasilitas wisata dan melengkapi peralatan penunjang protokol kesehatan,” imbaunya terkait penutupan Jalur pendakian Gunung Ciremai Itu.(hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.