Ligung, Majalengka Terus-terusan Dihantam Corona, Sudah 8 Meninggal

oleh -38 views
DIKEBUMIKAN. Satgas Covid-19 menguburkan jenazah LW yang positif terkonfirmasi Covid-19 di TPU Desa Leuweunghapit, Kecamatan Ligung.

RAKYATCIREBON.ID – Kabar duka kembali menyelimuti wilayah Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. Seorang ibu rumah tangga pasien Covid-19 berinisial LW (21), meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Sumber Waras Cirebon, Minggu (21/2).

Puluhan petugas mengenakan APD berwarna oranye terlihat sibuk. Mereka mempersiapkan berbagai perlengkapan untuk penguburan pasien di TPU Desa Leuweunghapit. Pemakaman dengan protokol kesehatan ketat itu, dilakukan selepas waktu ashar.

Selama penguburan berlangsung, petugas dari Koramil, Polsek dan Satpol PP Kecamatan Ligung menjaga area TPU agar  steril. Warga pun diminta untuk menjauh atau mengambil jarak aman.

Hadir pada penguburan, Kades Leuweunghapit Didi Suryadi, Camat Ligung Dedi Supriadi, Kepala Puskesmas Hj Eli Yuliawati, Sekcam Endang Triana dan puluhan Satgas Covid-19 dari Kabupaten Majalengka yang berasal dari BPBD.

Dari informasi yang diperoleh Rakyat Cirebon, LW masuk ke RS Sumber Waras pada Senin (15/2) dengan gejala menyerupai orang sakit yang terpapar Covid-19. Seperti panas tinggi dan juga sesak napas.

Sehingga pihak RS Sumber Waras melakukan tes swab. Hasil diagnosa akhir, LW dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.

Namun sayang, baru beberapa hari menjalani perawatan di ruang isolasi, pasien meninggal pada Minggu siang (21/2).

Hal ini menambah deretan panjang pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Khusus di Kecamatan Ligung, almarhum LW ini adalah pasien ke delapanĀ  meninggal akibat positif terkonfirmasi Covid-19.

Kades Leuweunghapit, Didi Suryadi yang hadir saat pemakaman menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhum LW. Dia mendoakan agar almarhum husnul khotimah.

“Atas nama Pemdes Leuweunghapit, kami menyampaikan turut berbela sungkawa. Semoga almarhum husnul khotimah, dan keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran,” ucap Kades Didi.

Camat Ligung Dedi Supriadi didampingi Kepala Puskesmas Hj Eli Yuliawati mengatakan, sampai saat ini sudah ada delapan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat secara sadar menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ingat Covid-19 itu nyata adanya. Oleh karena itu, dalam keseharian harus tetap menjalankan prokes. Yakni pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak atau hindari kerumunan. Hanya dengan hidup sehat dan menerapkan prokes, maka kita akan terhindar dari virus yang mematikan ini,” pungkasnya. (hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.