Lelang Program Kotaku Sudah Ada Pemenang

oleh -10 views
EKSISTING. Kondisi eksisting sepanjang Pesisir Panjunan yang akan segera dibangun, menunggu pemenang lelang turun ke lapangan. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Penataan kawasan Pesisir Panjunan melalui program Kotaku masih belum dimulai. Menunggu tuntasnya lelang di satker tingkat provinsi. Terakhir, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Cirebon, Ir Agung Sedijono mengatakan, proses lelang sudah menemukan pemenang.

“Informasi memang sudah ada pemenang. Tinggal pengondisian. Seharusnya sudah mulai persiapan pra konstruksi. Perkara kapan start-nya kita tidak tahu persis,” ungkap Agung kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Mengenai teknis yang sedang berjalan, lanjut Agung, secara terperinci pihaknya tidak mengetahui karena prosesnya di tingkat pusat, dengan mempercayakan satker tingkat provinsi. Tetapi jika sudah ada pemenang, menurut ketentuan seharusnya dalam waktu dekat sudah ada pergerakan di lapangan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan saat pembangunan berjalan nanti.

“Sesuai teori, setelah ada pemenang itu teken kontrak. Kemudian paling lambat 14 hari sudah ada di lapangan. Termasuk koordinasi dengan stakeholder, DPRKP sampai kelurahan. Nah itu belum ada,” lanjutnya.

Disoal mengenai tupoksi DPRKP pada proses pembangunan nanti, dijelaskan Agung, semua sudah memiliki kewenangan dan tugas masing-masing. Untuk DPRKP, secara tugas sudah selesai. Yakni mengupayakan lahan yang akan dibangun benar-benar siap.

“Semua sudah berbagi peran. Kami (DPRKP, red) mengupayakan lahan clear n clean. Termasuk memberikan kerohiman, itu sudah dilakukan. Tinggal kami mendukung pelaksanaannya berjalan lancar,” jelas Agung.

Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati menambahkan, selain rencana penataan terus berproses, pemkot juga mengupayakan agar pengerukan muara Sungai Sukalila yang belum selesai bisa dilanjutkan.

“Sedang dirapatkan lagi. Karena itu ada bagian BBWS, ada bagian kita dan DLH. Sub-subnya akan diperjelas lagi,” ungkap Eti.

Sesuai jadwal awal, supaya tidak ada pekerjaan yang tumpang tindih, pihaknya menargetkan agar pengerukan bisa secepatnya dilanjutkan. Karena jika melihat sisa pekerjaan, pengerukan masih memerlukan waktu hingga setengah bulan hingga selesai 100 persen.

“Target bulan ini (Juni, red) harus selesai. Karena target awal Juli nanti sudah ada pembangunan,” tukasnya. (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.