Launching PK21, Bupati Harap Dapat Percepat Penurunan Stunting

oleh -11 views

RAKYATCIREBON.ID – Bupati dan Wakil Bupati Kuningan bersama keluarga, menjadi orang pertama yang dilakukan pendataan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A). Dalam rangka launching Pendataan Keluarga 2021 serentak bagi pimpinan daerah se-Jawa Barat.

Pelaksanaan pendataan di kediaman pimpinan daerah se-Kabupaten Kuningan pada Kamis (1/4). Pelaksanaan pendataan keluarga serenak ini sekaligus membuka kegiatan pelayanan KB Implant di 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dengan target 53.613 akseptor.

Pendataan dilaksanakan secara bersamaan. Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH di kediamannya, Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda SH M.Si di Rumah Dinasnya, dan 376 pimpinan daerah tingkat desa/kelurahan se-Kabupaten Kuningan di kediaman masing-masing sesuai domisili.

Bupati Kuningan menyampaikan, pada bulan April sampai Mei taun 2021 akan dilaksanakan sebuah pendataan, yaitu Pendataan Keluarga oleh petugas lapangan KB yang akan datang rumah ke rumah. Menurutnya, hal yang didata melalui Pendataan Keluarga 2021 merupakan hal yang penting terutama dalam perencanaan pembangunan.

“Pendataan Keluarga dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. di tahun 2021, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyelenggarakan Pendataan Keluarga 2021 (PK21) dengan untuk memotret kondisi keluarga Indonesia saat ini demi membangun keluarga yang bekualitas,” kata Bupati.

Pendataan dilaksanakan oleh kader pendata BKKBN dan petugas lapangan KB, yang sudah terlatih dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Para petugas akan mengumpulkan data terkait dengan kependudukan, data Keluarga Berencana dan data tentang pembangunan keluarga.

“PK21 di Jawa Barat dilaksanakan secara serentak oleh pimpinan wilayah tingkat provinsi sampai desa, dengan partisipasi 6.612 pimpinan wilayah, mulai dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, 27 Bupati/Wali Kota se-Jawa Barat, 620 Camat se-Jawa Barat, dan 5.957 Kepala Desa/Lurah,” jelas Bupati.

Bupati menghimbau kepada masyarakat Kuningan untuk mengikuti kegiatan ini dengan benar, terutama terkait informasi/data yang diminta agar disampaikan sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

“Mari Kita sukseskan Momentum Pendataan Keluarga ini dengan cara memberikan data yang benar kepada Petugas Pendata di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kuningan Trisman Supriatna S.Pd M.Si berharap, melalui pelaksanaan PK21 serentak di Jawa Barat, akan tercatat dalam rekor MURI sebagai kategori pendataan keluarga serentak pimpinan wilayah terbanyak tingkat provinsi. Ia juga berharap akan tercatat dalam MURI pelayanan KB implant serentak dengan akseptor terbanyak tingkat provinsi.

“Pendataan Keluarga 2021 (PK2021) merupakan kegiatan strategis Program Pembangunan Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga   untuk kepentingan perencanaan, evaluasi dan pengukuran kinerja sampai dengan wilayah administrasi terkecil (RT/RW), dengan menggunakan metoda wawancara langsung dan observasi melalui kunjungan rumah ke rumah,” kata Trisman usai melakukan pendampingan Petugas Pendata dalam kegiatan Launching Pendataan Keluarga 2021 bertempat di Kediaman Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *