Lahan Bekas Karhutla Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

oleh -7 views
KUNJUNGAN. Komisi IV DPR RI mengunjungi Buper Awi Lega Desa Padaherang. Mereka tertarik dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Majalengka. FOTO: PAI SUPARDI/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID -Anggota Komisi IV DPR RI berkunjung ke Buper Awi Lega Desa Padaherang Kecamatan Sindangwangi, yang merupakan lahan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Para wakil itu tertarik dengan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Majalengka.

Anggota DPR RI Komisi IV, H Sutrisno SE MSi pada kesempatan itu mengusulkan agar lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Minimal oleh anggota Masyarakat Peduli Api (MPA).

Politisi PDIP asal Majalengka itu menuturan, pemerintah nantinya bisa menyediakan bibit tanaman kayu-kayuan atau tanaman serbaguna (MPTS) dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan sekaligus mendukung pemulihan fungsi hutan dan lahan kritis serta kegiatan penghijauan lingkungan.

“Saya mengusulkan agar lahan bekas kebakaran ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, minimal oleh anggota MPA,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu Anggota MPA, Suryanto mengatakan, pihaknya memang selalu berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah,sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian mereka di tengah kondisi Covid-19 yang semakin menyulitkan mereka.

“Tugas kami sangat berat dan beresiko tinggi, selain harus membantu memadamkan api, mencegah terjadinya kebakaran, dan mengembalikan lahan yang tadinya bekas kebakaran, dan menjaga hutan. Namun perhatian kepada kami nyaris tidak ada,”keluhnya.

Kepala Resort TNGC Bantaragung Dadan Topok menambahkan, saat ini pemerintah telah membuat program Bang Pesona. Yakni salah satu program pemerintah dalam memberikan modal usaha kepada masyarakat.

Bantuan itu, kata dia, dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bisa mendorong masyarakat bisa menjalankan usaha Perhutanan Sosial hingga memberikan nilai tambah. Sehingga akan menjadi salah satu upaya penguatan ekonomi masyaraka di tengah pandemi Covid-19.

“Semoga program pemerintah tersebut bisa membantu para relawan MPA dan masyarakat peduli hutan untuk bisa meningkatkan ekonominya di tengah pandemi covid-19 yang masih belum reda ini,”pungkasnya. (pai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.