Koperasi RKK Dan Kururio Ajak UMKM Go Online

oleh -11 views

RAKYATCIREBON.ID – Dampak pandemi terhadap sektor ekonomi sangat terasa, apalagi semenjak pemberlakuan PPKM. Para pelaku UMKM mengeluhkan omset mereka turun. Bahkan beberapa UMKM ada yang tidak produksi sama sekali.

Hal tersebut disampaikan oleh Linda owner Lnd Bakery pada saat menjadi narasumber pada Lounching koperasi Rumah Kolaborasi Kuningan, kemarin.

Dalam upaya untuk mengatasi keadaan yang semakin pelik ini, kata Linda, Pemerintah maupun swasta dan kelompok-kelompok UMKM terus melakukan inovasi agar tetap bisa survive di tengah pandemi ini.

Seperti salah satu upaya yang dilakukan oleh Koperasi Rumah Kolaborasi Kuningan (RKK). Koprasi yang membawahi beberapa UMKM ini menggandeng pemerintah dan pihak swasta, untuk sama-sama berkolaborasi berupaya mengatasi situasi sulit ini. Seperti yang diungkapkan oleh Ahmad Mansur selaku ketua Koperasi Rumah Kolaborasi Kuningan .

“Dengan dibentuknya koperasi ini, mudah-mudahan menjadikan koperasi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi anak muda kuningan dan berkolaborasi aktif, dengan semua komponen yang mendukung gerakan ekonomi kerakyatan dan mampu mengaktivasi segala potensi yang di miliki Kuningan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan H Acep Purnama yang menjadi keynote speaker dalam lounching koperasi RKK yang dilaksanakan secara daring mengungkapkan, koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa, harus benar-benar menjadi penopang ekonomi kerakyatan, serta para pelaku UMKM harus terus berinovasi dan lebih kreatif dalam menjalankan perannya, sebagai bagian dari unsur pembangunan daerah. Salah satunya dengan bergabung dalam suatu wadah koperasi dan mulai mengembangkan pasar yang lebih luas dengan membuka pasar digital.

Dalam kesempatan tersebut kabid Koperasi Dinas koperasi, UKM, perindustrian dan perdagangan Ucu Sukma menyampaikan, para insan koperasi dan pelaku UMKM, harus senantiasa mengupgrade kompetensi sesuai dengan tuntan zaman dan tuntutan permintaan. Salah satunya adalah digitalisasi koperasi dan UMKM.

Selain menggandeng pihak pemerintah, koperasi RKK juga berkolaborasi dengan Kururio platform digital di bidang transportasi online dan pemasaran produk. Melalui Kururio para pelaku UMKM bisa memasarkan produknya secara online tanpa ada biaya apapun.

CEO Kururio Eko Prasetya menjelaskan, Kururio hadir dengan semangat pemberdayaan yang bisa memberikan solusi bagi para UMKM untuk go online. Selain itu Kururio juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru sebagai driver online.

“Kelebihan Kururio dibanding platform lain, kita untuk mitra atau merchant harga warung sama dengan harga di aplikasi, sedangkan untuk driver prosentase untuk perusahaan itu jauh lebih rendah dibanding platform lain,” jelas Eko.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.