Ketua Hanura Cirebon Bakal Diangkat Pusat

oleh -2 views
Pasca Musyawarah Nasional Tak Lagi Melalui Mekanisme Muscab

SUMBER– Penentuan Ketua DPC Partai Hanura tingkat kota dan kabupaten akan diubah, termasuk Hanura Kabupaten Cirebon. Pemilihan ketua yang sebelumnya ditentukan peserta musyawarah cabang akan diubah.

h rahmat hanura cirebon

Penentuan tiga unsur penting dalam struktur DPC Hanura akan ditentukan DPP atau atas  persetujuan dari Ketua Umum Partai Hanura H Wiranto. Hal itu dikatakan Ketua DPC Hanura kabupaten Cirebon, H Rakhmat kepada Rakyat Cirebon, Minggu (25/10) melalui sambungan telepon.  Disebutkannya, penentuan siapa saja yang lolos untuk dijadikan calon ketua DPC ditentukan oleh DPP.

“Memang seperti itu sekarang setelah ada keputusan pasca musyawarah nasional. Dengan demikian, nanti yang mengangkatnya juga DPP,” ujar Rakhmat. Dijelaskannya, pendaftaran tetap dilaksanakan oleh tim sembilan yang berasal dari dewan pengurus cabang (DPC) Hanura.  Akan tetapi, lanjut mantan calon wakil bupati ini, nama para bakal calon ketua nantinya akan terlebih dahulu dievaluasi oleh DPP untuk kemudian diputuskan siapa saja tiga nama yang berhak maju.

“Sama persis seperti PDIP yang seperti itu. Dengan kata lain, yang merasa ada kedekatan dengan DPP juga akan sulit apabila tidak mendapatkan persetujuan dari ketua umum,” tambahnya. Disinggung mengenai nama-nama bakal calon yang sudah diterima olehnya, Rakhmat dengan tegas belum melihat siapa saja yang akan maju dalam muscab mendatang.

Pria berkacamata ini berharap, siapapun yang nantinya akan mencalonkan diri, tentunya orang yang memiliki visi-misi untuk membesarkan partai. “Kalau sekarang sih belum ada yang kelihatan. Nanti mugkin setelah ada keputusan pelaksanaan muscab baru muncul. Kembali lagi, saya tentunya ingin calon itu nantinya bisa ikut mengembangkan partai dan bukan malah tambah merusak,” terang mantan anggota DPRD Kabupaten Cirbeon ini.

Bukan hanya itu saja, Rakhmat juga menjelaskan adanya beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh setiap bakal calon.  Dengan persyaratan yang ketat, jelas Rakhmat, akan terpilih calon yang memang memiliki kompetensi untuk menjadi Ketua DPC. “Ada beberapa syarat yang cukup berat juga seperti salah satunya adalah tidak boleh pernah menerima surat peringatan dari partai. Syarat lainnya nanti akan diumumkan oleh panitia,” katanya.

Rakhmat mengungkapkan, pihaknya belum dapat memastikan kapan pelaksanaan muscab dilangsungkan.  Pasalnya, dirinya akan terlebih dahulu menunggu hasil pelaksanaan Musdda Jawa Barat. “Musda baru dilaksanakan pada 30 Oktober mendatang dan kita baru akan menyusun jadwal setelahnya. Kalau memang masa jabatan saya sudah habis sebelum adanya muscab, maka akan ada Plt dulu untuk mengisi kekosongan,” tandasnya. (yog)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.