Kepengurusan Dekopinda Resmi Dikukuhkan

oleh -12 views
DIKUKUHKAN. Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Cirebon masa bakti 2020-2025 dilantik.
DIKUKUHKAN. Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Cirebon masa bakti 2020-2025 dilantik.

RAKYATCIREBON.ID – Akhirnya, Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Cirebon masa bhakti 2020-2025 resmi dikukuhkan. Ketua Divisi Perindustrian dan Perdagangan Dekopinwil Jawa Barat, Ir V E Sriwidayanti MM sendiri hadir melantiknya.

Pengukuhan digelar di ruang Paseban gedung Setda. Di hadiri Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningasih SE MSi dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon Moh Fery Afrudin SSTP.

Ketua Dekopinda Kabupaten Cirebon, Pandi SE mengatakan, koperasi merupakan wadah untuk meningkatkan kesadaran perkoperasian di masyarakat. Dekopinda merupakan wadah tunggal koperasi yang memiliki tugas pokok dalam memperjuangkan nilai-nilai perkoperasian.

“Karena itu, saat menjalankan tugas dan kewajiban sebagai Ketua Dekopinda akan selalu berusaha, sehingga kepentingan Dekopinda dan anggota-anggotanya akan mendapatkan pelayanan yang sebaik-baiknya. Pelayanan terbaik, prioritas utama,” kata Pandi.

Sementara itu, Ketua Divisi Perindustrian dan Perdagangan Dekopinwil Jawa Barat, Ir V E Sriwidayanti MM meminta pimpinan Dekopinda untuk terus berupaya memberikan pelayanan, fasilitas kepada gerakan koperasi di Kabupaten Cirebon secara bersama sama dengan dinas terkait.

Kemudian dalam era digitalisasi, koperasi juga mesti mampu memanfaatkan perkembangan IT. Baik secara langsung maupun kerjasama.

“Dekopinda sebagai lembaga aspirasi harus mampu memberikan pelayanan terhadap koperasi yang belum mampu mengikuti digitalisasi,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Cirebon Hj Wahyu Tjiptaningasih SE MSi mengatakan, hakekatnya pelantikan ini merupakan langkah awal dari implementasi tanggungjawab pengurus sebuah organisasi. Maka, Dekopinda Kabupaten Cirebon sebagai mitra pemerintah daerah mempunyai kedudukan dan peran yang strategis untuk ikut membangun dan mengembangkan perkoperasian.

“Seperti kita ketahui pada tahun 2019 dan  tahun 2020 merupakan masa pandemi covid-19 memberikan dampak negatif yang kuat khususnya terhadap Koperasi dan UMKM,” ucapnya.

Meskipun, kata Ayu– sapaan akrab Wahyu Tjiptaningasih, koperasi dan UMKM mampu menunjukkan resiliensi  serta semangat dalam rangka pemulihan ekonomi bangsa.

Salah satunya, dengan jalinan sinergitas  melalui marketplace memanfaatkan digitalisasi. “Artinya, Koperasi dan UMKM harus cepat berubah dengan menghadirkan koperasi berbasis teknologi,” pungkasnya. (zen/opl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.