Kecuali Zona Merah, Bupati Optimis PTM Bisa Digelar Juli

oleh -9 views
OPTIMIS. Bupati Cirebon, H Imron masih yakin PTM bisa digelar Juli mendatang
OPTIMIS. Bupati Cirebon, H Imron masih yakin PTM bisa digelar Juli mendatang

RAKYATCIREBON.ID – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diwacanakan akan digelar Juli mendatang. Berbagai persiapan sudah ditempuh. Mulai dari kesediaan sarana pra sarana disetiap sekolah, hingga program vaksinasi untuk kalangan pengajar.

Hanya saja, kondisi Covid-19 hingga saat ini belum normal. Angkanya belum menunjukan penurunan. Bahkan trennya mengalami kenaikan. 

Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon optimis, bisa mensukseskan program yang telah diwacanakan.

“Untuk pelaksanaan PTM, kita lihat kondisi daerah. Kalau daerahnya masih zona merah, itu akan dihentikan. Ditiadakan,” kata Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg, kemarin.

Berbeda dengan daerah yang kondisi daerahnya sudah berada dizona kuning dan hijau. PTM diperbolehkan untuk dialaksanakan.

“Kalau sudah hijau atau kuning boleh. Dipersilakan. Tapi, tetap mengikuti aturan protokol kesehatan (prokes),” kata Imron. 

Bupati pun meyakini, selama prokes dijalankan, PTM tidak akan mengalami kendala. Ia pun meyakini, gagasan yang telah dicanangkan bisa disukseskan. Terlalu lama proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilaksanakan secara daring. Kurang optimal. Banyak keluhan dan hasilnya tak maksimal. 

Pihak sekolah pun diminta, agar menaati aturan. Menjalankan prokes ketat. Sehingga PTM tidak sampai dihentikan.

“Kita sebagai pemerintah, harus yakin, prokes bisa diterapkan. Kita akan tekankan, aturan harus dijalankan,” akunya. 

Adapun mekanismenya, bisa dilakukan dengan berbagai formulasi. Ia pun percaya, semua sudah disiapkan. “Yang pasti harus disiapkan, mekanisme PTM nya nanti. Kalau perlu, berlakukan shift. Perkelasnya dibatasi. Kapasitas kelasnya berapa. Harus diperhitungkan. Apakah nanti setengah atau satu kelas dibagi tiga shift atau dua shift,” terangnya.

Sementara program vaksinasi untuk kalangan pendidik sendiri kata Imron sudah diberlakukan. Kalaupun ada yang belum, dipastikan karena terlewat saja.

“Kita sudah menyiapkan. Kalau memang kemarin terlewat, sebelum PTM harus sudah di vaksin,” pungkasnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.