Kecamatan Talun Segera Menjelma Jadi Pusat Pariwisata

oleh -29 views
PEMBAHASAN. Para tokoh dari Kecamatan Talun membahas proyek Wisata Talun Ngangeni sebagai upaya pengembangan ekonomi melalui pendekatan pariwisata. FOTO: SUWANDI/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Kecamatan Talun digadang-gadang menjadi pusat pariwisata baru di Cirebon. Ada beragam destinasi. Mulai dari kuliner, taman air, alam, olahraga, ekonomi kreatif, religi dan sejarah. Semuanya itu, dikemas dalam ‘Wisata Talun Ngangeni’.

Sejumlahtokoh kunci dari Talun telah sepakat mengembangkan Talun sebagai destinasi wisata terintegrasi. “Jadi kalau ada wisatawan datang ke Talun, mereka tinggal pilih mau ke mana. Semuanya ada,” ujar Camat Talun, Abadi dalam FGD Wisata Talun Ngangeni, belum lama ini.

Abadi merinci, destinasi kuliner di Talun berkembang pesat. Pusatnya di Jalan Soekarno. Ada banyak rumah makan yang tengah hits saat ini. Seperti Wardja Wedangan dan Kopi Manis, serta lokasi lain yang tak kalah diminati.

Dari sisi olahraga, Talun juga memiliki water park, kolam renang legendaris serta lapangan golf satu-satunya di Ciayumajakuning. Di samping trek sepeda di Jalan Sarwadadi.

Kemudian, makam dan petilasan sebagian tokoh pendiri Cirebon juga disemayamkan di Talun. Misalnya Mbah Kuwu Sangkan di Cirebon Girang, ada Ki Danu Sela di Kecomberan. Kemudian Syekh Bayaah di Sampiran, Nyi Endang Gelis di Krandon.

“Ada Balong Biru, Balong Gede dan Sumur Wasiat. Ini destinasi wisata religi dan sejarah yang dimiliki Talun,” jelas Abadi.

Yang tak kalah menarik, di Cirebon Girang juga ditemukan artefak peninggalan Kerajaan Indraprahasta. Salah satu kerajaan tertua di nusantara. Bahkan lebih tua dari Majapahit. Spot ini bisa dijadikan destinasi wisata sejarah.

Selain itu, lanjut Abadi, terdapat potensi wisata alam yakni Water Tubbing di Desa Kubang. Aliran sungai masih jernih didukung arus dan kontur sungai beserta bebatuan yang cocok untuk arum jeram.

Tak cuma itu, wisatawan yang datang ke Talun bisa belanja berbagai produk ekonomi kreatif racikan tangan masyarakat setempat. “Kalau wisatanya ramai, masyarakat bisa menjual produk ekonomi kreatifnya,” tambah Abadi.

Dari segi geografis, Talun terletak di dekat pusat pemerintahan Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon. Bahkan dari Kabupaten Kuningan pun tak jauh. Lebih lagi, Talun juga mudah diakses. Lantaran ada pintu Tol Ciperna dan Bandara Cakrabuana.

 “Berdasarkan potensi latar belakang itu, kami akan membangun Kecamatan Talun dengan pendekatan pariwisata,” tegas Abadi.

Kordinator Wisata Talun Ngangeni, M Ramdani menjelaskan, tindak lanjut dari proyek pengembangan wisata di Talun ini ialah pematangan tujuh bidang potensi. Ada bidang wisata kuliner, bidang wisata olahraga, bidang wisata religi dan sejarah, bidang wisata alam, bidang wisata ekonomi kreatif, bidang wisata air, serta bidang humas dan publikasi.

“Ini akan kita matangkan lagi. Kami sudah menggelar 2 kali FGD. Pertama pada 25 September di Gedung AKMI dan FGD kedua di Aula Cirebon Royal Golf. Ke depan akan ada pematangan masing-masing bidang untuk kita usulkan ke Pemda,” pungkas Ramdani. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.