Kang Said: Perangi Radikalisme di Kota Cirebon

oleh -5 views
LANTIK PENGURUS. Ketum PBNU, Prof Dr KH Said Aqil Siradj melantik pengurus PCNU Kota Cirebon masa khidmat 2021-2026. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cirebon masa khidmat 2021-2026 di bawah nahkoda KH Miftah Faqih sebagai Rois Syuriah, dan KH Mustofa Rajid sebagai ketua Tanfidziyah resmi dilantik, Senin (25/10).

Bertempat di Islamic Center at-Taqwa, jajaran PCNU Kota Cirebon dilantik langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Prof Dr KH Said Aqil Siradj.

Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH pun turut dilantik, karena masuk dalam jajaran Mustasyar PCNU untuk periode saat ini.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Cirebon, KH Mustofa Rajid mengungkapkan, menjadi pengurus Nahdlatul Ulama adalah amanat besar dari para masyaikh yang harus diemban dan ditunaikan sebaik-baiknya.

Oleh karena itu, pengurus NU harus bisa menjaga kepercayaan yang diberikan dengan ikut aktif dalam semua program yang sudah direncanakan. Goal dari semua program NU adalah kemaslahatan umat.

Dijelaskan KH Mustofa, dalam memulai menjalankan roda organisasi NU di bawah komandonya, ada beberapa prioritas yang akan dilakukan.

Di antaranya, di ranah internal, PCNU Kota Cirebon akan melakukan penguatan organisasi, menyiapkan program untuk kemandirian jamaah hingga pengembangan SDM.

“Untuk program eksternal, kita akan lakukan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, serta membangun sinergitas dengan semua pihak,” kata KH Mustofa.

Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH yang juga dilantik sebagai mustasyar PCNU Kota Cirebon mengatakan, NU adalah organisasi yang menjadi panutan bagi seluruh umat, khususnya di Kota Cirebon. Tanpa membeda-bedakan agama, suku dan bangsa.

“Saya ikut dilantik dengan harapan bisa belajar dan menjadi santri KH Hasyim Asyari. Ini juga memotivasi saya selaku kepala daerah untuk bekerja lebih baik. Mari bersama kita tunjukkan bahwa PCNU bisa memberikan kontribusi kepada Kota Cirebon,” ungkap Azis.

Sementara itu, dalam amanahnya untuk para pengurus, Ketua Umum PBNU, Prof Dr KH Said Aqil Siradj kembali menegaskan komitmen nasionalisme NU terhadap Indonesia.

“Kita harus bangga dengan agama kita, bangga dengan budaya kita, teguhkan nasionalisme kita dengan komitmen Islam Nusantara,” ungkap pria yang akrab disapa Kang Said itu.

Ia pun menyampaikan selamat mengemban amanah kepada para pengurus yang sudah resmi dilantik.

Dia berpesan agar PCNU di Kota Cirebon bisa menjadi garda terdepan dalam memerangi radikalisme, serta paham lain yang mengancam persatuan umat Islam.

“Mudah-mudahan PCNU Kota Cirebon bisa membangun harkat martabat Kota Cirebon dengan akhlakul karimah. Di Kota Cirebon ini, ada golongan yang radikal mengatasnamakan agama. Dengan adanya PCNU, radikalisme harus hilang dari Kota Cirebon,” tegasnya. (sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.