Kadinkes Akui Cakupan Vaksinasi di Majalengka Masih Rendah

oleh -1 views
DOSIS. Kepala Dinkes Majalengka, Harizal F Harahap (tengah) tidak menampik cakupan vaksinasi masih rendah. Pihaknya sudah menerima dosis vaksin sebanyak 61.000 jenis Sinovac. FOTO: DOK RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.ID – Cakupan vaksinasi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dinilai masih rendah. Hal itu berdampak pada naiknya Majalengka ke level 3 penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam pencegahan Covid-19. Untuk memperluas cakupan vaksinasi, pemerintah setempat terus gencar melakukan vaksinasi.

Seperti yang terlihat salah satunya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cideres Majalengka di Kecamatan Kasokandel, Sabtu (9/10).

Di mana, pada hari ini pihak rumah sakit menyediakan 400 dosis vaksin untuk masyarakat.

Kasi Pelayanan Medis RSUD Cideres Majalengka, Pujianto mengatakan, pihaknya telah menerima 1.500 vaksin jenis pfizer untuk didistribusikan ke masyarakat.

Hal itu demi cakupan vaksinasi di Kabupaten Majalengka mencapai 50 persen.

“Kami lakukan terus setiap hari hingga tanggal 14 Oktober yang mana setiap hari ada 400 dosis vaksin yang kami berikan kepada masyarakat,” ujar Puji saat ditemui di lokasi, Sabtu (9/10).

Pihaknya mengaku, sampai saat ini masih mengalami kendala dalam penerimaan vaksin dari pemerintah.

Sementara, Puji menyatakan, masyarakat sudah sangat antusias dalam mengikuti vaksinasi.

“Sampai kami kesulitan untuk mengatur jaga jarak, karena banyaknya masyarakat untuk menginginkan disuntik vaksin,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Harizal F Harahap mengatakan, pihaknya tak menampik bahwa cakupan vaksinasi di kota angin masih rendah.

Sampai saat ini baru 28 persen cakupan sasaran vaksinasi yang telah dilakukan.

“Untuk turun kembali ke level 2, cakupan vaksinasi di kami harus melampaui 50 persen,” jelas dia.

Oleh karena itu, mulai Senin pekan depan, pihaknya menargetkan akan ada 14.000 dosis vaksin per hari yang didistribusikan di 34 fasilitas kesehatan di Majalengka.

Sebab, pihaknya juga saat ini sudah menerima dosis vaksin sebanyak 61.000 jenis Sinovac.

“Tiga hari lalu kami mendapatkan drop vaksin cukup banyak sekitar 61.000 vaksin. Semoga ke depan, tidak ada lagi kata terlambat dalam pendistribusian vaksin ke masyarakat. Lalu, untuk masyarakat yang belum vaksin, silakan datang ke fasilitas kesehatan untuk mendaftar vaksin,” katanya.(hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.