Kadin dan Untag Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi

oleh -30 views

RAKYATCIREBON.ID – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cirebon kembali jajaki peluang kerja sama dengan perguruan tinggi. Kali ini, Kadin membidik Untag 1945 Cirebon sebagai partner dalam bidang pengembangan pendidikan vokasi. Hal itu tertuang dalam MoU antar keduanya, Jumat (22/10) di ruang Rapat Rektorat Soekarno, Untag Cirebon.

Rektor Untag Cirebon, Prof Dr H M Guntoro Drs Ir MM MSi menjelaskan, pendidikan vokasi menjadi fokus Untag dalam kerja sama tersebut. Guntoro menyebut, Untag mempunyai program pembinaan terhadap berbagai SMK di Cirebon. Kadin pun bakal dilibatkan dalam program tersebut.

“Kita ada kerja sama dengan SMK-SMK binaan di Cirebon. Begitu pendidikan selesai para siswa SMK bisa masuk ke Untag. Nanti kita fasilitasi dengan magang dan praktik itu ada di Kadin yang menjembatani dengan BUMB, perusahaan swasta dan para pengusaha,” jelas Guntoro.

Guntoro optimis kerja sama dengan Kadin bakal berbuah manis. Pasalnya, Untag membutuhkan jejaring di bidang perdagangan dan industri sebagai jembatan karir bagi mahasiswa setelah lulus.

“Dan itu merupakan salah satu bentuk bagaimana kita memfasilitasi para mahasiswa kita untuk lebih cepat dia secara komprehensif siap pakai di dunia kerja. Karena Kadin itukan mengkordinir pengusaha-pengusaha yang ada di wilayahnya,” jelas Guntoro.

Ketua Kadin Kota Cirebon, Dra Ismayasari MM mengatakan, Untag menjadi perguruan tinggi ke-6 yang diajak kerja sama. Setelah IAIN Cirebon, AKMI, STTC, UGJ, dan Poltekpar Prima Internasional. Masing-masing perguruan tinggi punya spesifikasi kerja sama dengan Kadin. Termasuk Untag yang memiliki program SMK binaan.

“Dimana Untag ke depannya akan memiliki SMK binaan. Dimana jalur sekarang kan ada sistem vokasi. Keselarasan program vokasi antara dunia usaha, dunia industri, dunia kerja dengan ketersediaan siswa sesuai dengan bidang need dan want nya itukan harus secara intens dilakukan hubungan atau membangun hubungan baik dengan perguruan tinggi di antaranya dengan Untag,” jelas Ismayasari.

Menurut Ismayasari, banyak skema kerja sama yang dilakukan. Misalnya saat program SMK binaan berlangsung, Kadin bisa mendatangkan praktisi usaha dan industri sebagai pemateri maupun rekomendasi praktik lapangan atau magang mahasiswa.

“Kadin berusaha melakukan sinergitas dengan berbagai lembaga institusi termasuk juga dunia pendidikan. Karena keputusan yang sangat strategis kalau Untag ini menjadi bagian kalau bisa bersinergi dengan Kadin,” tukas Ismayasari. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.